PT PAL-PLN Mulai Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut, Pertama di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PAL Indonesia bekerja sama dengan PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) pertama di Indonesia.

Proyek ini ditandai dengan seremoni joint block di galangan PT PAL, Surabaya, Senin (20/10/2025).

Joint block merupakan tahap penting dalam penyatuan blok utama floater, sebuah komponen inti struktur pembangkit yang nantinya akan beroperasi memanfaatkan potensi arus laut Indonesia.

Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PT PAL Indonesia, Aris Wacana Putra, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas kepercayaan yang diberikan.

Read also:  BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

“Merupakan kehormatan bagi PT PAL untuk berkontribusi dalam menciptakan pembangkit listrik ramah lingkungan melalui implementasi pembangkit listrik tenaga arus laut ini,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menilai kerja sama ini menandai tonggak penting dalam percepatan transisi energi bersih.

“Kami mengapresiasi kerja keras dan profesionalitas tim PT PAL. Proyek ini sejalan dengan amanah pemerintah kepada PLN untuk mempercepat implementasi energi bersih di Indonesia,” katanya.

Read also:  Ascenso Bidik Industri Tambang Indonesia dengan Ban Radial OTR hingga 49 Inci

Pembangkit listrik tenaga arus laut ini akan menjadi yang pertama di Indonesia, sekaligus langkah awal PLN menghadirkan akses listrik bersih dan berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang belum terjangkau listrik konvensional.

Pekerjaan pembangunan floater dijadwalkan selesai pada akhir November 2025, sebelum masuk tahap pengujian dan pengiriman ke lokasi instalasi.

CMO PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi di sektor energi baru terbarukan (EBT).

Read also:  PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

“Energi arus laut adalah sumber daya masa depan. Kami akan terus mengembangkan kemampuan desain, konstruksi, dan integrasi sistem untuk mendukung roadmap transisi energi pemerintah. Ini bukan sekadar proyek teknologi, tetapi langkah strategis menuju kemandirian energi nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain memperhatikan aspek teknis dan efisiensi energi, proyek PLTAL ini juga telah melalui kajian lingkungan komprehensif guna memastikan instalasi tidak mengganggu ekosistem dan keanekaragaman hayati bawah laut di lokasi pembangunan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Ecobiz.asia -- Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), dengan target mencapai 1...

TOP STORIES

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Karbon Biru 2026–2045, Dorong Investasi dan Perlindungan Ekosistem Pesisir

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Indonesia 2026–2045 sebagai panduan integrasi pengelolaan ekosistem pesisir dan laut ke...

Menhut Raja Juli Kembali Cabut Izin Lima PBPH Terkait Karhutla, Sebut Perintah Prabowo

Ecobiz.asia — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mencabut izin usaha lima perusahaan yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah sebagai...