Luncurkan Lagu ‘Aku dan Rinjani’, Ditjen Gakkum Kemenhut Gandeng Ady eks NAFF Kampanyekan Pelestarian Alam

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan (Gakkum Kemenhut) memperkenalkan lagu “Aku dan Rinjani” sebagai bagian dari kampanye pelestarian alam dengan menggandeng musisi Ady, mantan vokalis band NAFF. 

Lagu tersebut menjadi sarana edukasi untuk mengajak masyarakat menjaga keindahan hutan, gunung, dan taman nasional, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan saat melakukan pendakian.

Direktur Jenderal Gakkum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, mengatakan bahwa peluncuran lagu ini merupakan bagian dari strategi kampanye kreatif yang menyentuh aspek emosional masyarakat. 

Baca juga: Indonesia Luncurkan Program Konservasi Hutan dan Gambut di Riau, Didukung UN-REDD dan Pemerintah Inggris

Lagu “Aku dan Rinjani”, menurut Dwi, lahir dari pengalaman pribadinya saat mendaki Gunung Rinjani. “Pengalaman itu sangat mendalam, saya merasa perlu membagikan kisah ini sebagai bentuk ajakan untuk lebih menghargai alam,” ujar Anto, sapaan akrab Dwi Januanto Nugroho di Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Read also:  Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Menurut Anto, pemilihan Ady sebagai rekan kolaborasi didasarkan pada kekuatan lirik dan pesan dalam musik. 

“Bang Ady bukan hanya penyanyi, tapi juga sahabat yang bisa menjembatani pesan lingkungan lewat musik. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga alam bukan sekadar tugas pemerintah, tapi panggilan jiwa yang bisa dilakukan lewat karya seni,” katanya.

Anto juga menyoroti pentingnya keselamatan pendaki sebagai bagian dari kampanye ini. Ia menyinggung masih terjadinya insiden pendakian, termasuk kasus hilangnya pendaki di beberapa gunung. 

“Pendakian bukan ajang ikut-ikutan atau FOMO. Harus ada kesadaran akan risiko dan kepatuhan terhadap aturan. Kami juga menyiagakan personel di tapak-tapak taman nasional untuk penegakan hukum dan mitigasi,” tegasnya.

Read also:  Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Baca juga: Pertamina EP Tambun Field Jajaki Konservasi Surili di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

Ady, yang dikenal lewat lagu-lagu mellow bersama NAFF, mengaku ini adalah kali pertama dirinya membawakan lagu bertema alam. Ia mengaku tertarik menyanyikan lagu ini karena kekuatan lirik dan pesan di dalamnya. 

“Saya justru yang meminta lagu ini untuk saya bawakan. Lagu ini menyentuh saya sebagai pribadi dan musisi. Saya harap ini bisa mewakili perasaan para pendaki dan pecinta alam Indonesia,” ujar Ady.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk memahami karakter Gunung Rinjani, dirinya menonton berbagai dokumentasi pendakian dan melakukan studi terhadap kondisi alamnya. 

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

“Ini proyek yang sangat berbeda dari karya-karya saya sebelumnya, tapi justru itu yang membuat saya merasa tertantang dan bangga,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Dirjen Anto menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor, termasuk musisi, media, komunitas pendaki, dan masyarakat luas. 

Baca juga: Gakkum Kemenhut Setop Tambang Galian C Ilegal di KHDPK Perhutanan Sosial di Bojonegoro

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan edukasi keselamatan pendakian, penguatan pengawasan jalur resmi, serta upaya penutupan jalur ilegal yang mengancam keselamatan dan kelestarian alam.

“Ini bukan sekadar promosi lagu. Ini adalah ajakan untuk kembali ke alam dengan sikap yang bertanggung jawab. Mari kita rawat gunung-gunung kita, taman nasional kita, agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” pungkas Anto. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

Aceh Tamiang, Fairatmos, Manka Explore Blue Carbon Potential Across 24,000 Hectares of Mangroves

Ecobiz.asia – The Aceh Tamiang administration, climate technology company Fairatmos and Mandala Katalika (Manka) have signed a cooperation agreement to explore a mangrove-based blue...

Isometric Perluas Pasar ke Kredit Karbon Pencegahan Deforestasi, Siapkan Protokol Baru

Ecobiz.asia – Lembaga sertifikasi kredit karbon Isometric memperluas cakupan ke proyek pencegahan deforestasi dengan menyiapkan protokol baru yang ditujukan untuk memperkuat kredibilitas kredit karbon...

JDS dan ITB Bahas Tantangan dan Peluang CCS/CCUS di Indonesia

Ecobiz.asia — Pengembangan Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) di Indonesia membutuhkan pemahaman lintas disiplin, mulai dari teknologi...

Indonesia Tawarkan Energi Hijau untuk Tarik Investasi Data Center

Ecobiz.asia — Pemerintah menawarkan potensi energi baru terbarukan (EBT) Indonesia untuk menarik investasi pusat data (data center), seiring meningkatnya kebutuhan listrik industri digital. Potensi...

Wärtsilä: Fleksibilitas Sistem Listrik Penting untuk Percepatan EBT dan Ekonomi Digital

Ecobiz.asia -- Percepatan energi terbarukan dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia membutuhkan sistem kelistrikan yang lebih fleksibel agar peningkatan pasokan listrik bersih tetap berjalan...