Bahlil Minta Percepatan Perizinan ESDM: Regulasi Berat Diselesaikan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya percepatan perizinan demi mendorong efisiensi dan investasi di sektor ESDM sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil mengingatkan pentingnya sikap responsif dalam mendukung kelancaran investasi dan kegiatan usaha, khususnya di subsektor minyak dan gas bumi (migas) serta mineral dan batubara (minerba).

Read also:  Penyelundupan Satwa Liar Dalam Koper di Soekarno-Hatta Meningkat, Pasar Satwa Hobi Jadi Tujuan

“Tolong semua regulasi yang ‘berat’ segera diselesaikan karena kita butuh percepatan. Karena jika lambat, maka stakeholder sektor migas dan minerba juga melakukan proses yang tidak cepat, jadi kita harus responsif,” tuturnya saat Halalbihalal 1446 H Kementerian ESDM  di Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Baca juga: Maluku Butuh Energi Bersih, Menteri Bahlil Perintahkan PLN Bangun Pembangkit Panas Bumi 40 MW

Read also:  Pemerintah Percepat PSEL Makassar Raya, Kapasitas Pengolahan 1.000 Ton Per Hari

Penyederhanaan dan kemudahan perizinan berusaha juga menjadi salah satu fokus perhatian Presiden Prabowo di acara Silaturahmi Ekonomi yang digelar, Rabu (8/4/2025). 

Presiden menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mempermudah semua proses perijinan dan tidak membuat peraturan teknis di Kementerian yang menjadi penghambat.

Selanjutnya, Menteri Bahlil tak lupa mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Hari Raya. Ia menekankan bahwa berkat kolaborasi berbagai elemen, kegiatan sektor ESDM selama masa libur Idulfitri dapat berjalan dengan lancar. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, dari Biodiesel hingga Pengolahan Pala

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Langkah ini menjadi...

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

Cegah Korupsi, KPK Siapkan Kajian Tata Niaga Kayu dan Pelepasan Hutan

Ecobiz.asia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan dua kajian strategis di sektor kehutanan guna mencegah kebocoran penerimaan negara dan tindak pidana korupsi, khususnya pada...

TOP STORIES

Indonesia Moves to Monetize East Kalimantan Carbon Surplus and Pipeline Projects After New Forestry Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry is preparing to market carbon stock from emissions reduction activities in East Kalimantan, along with a number of...

Indonesia Identifies 239,000 Ha of Clean and Clear Conservation Areas for Carbon-linked Restoration

Ecobiz.asia - Indonesia has identified around 239,000 hectares of clean and clear open areas in conservation zones that could support restoration activities linked to...

Forestry Carbon Trading is Not the Endgame, Ministry Principal Advisor Says

Ecobiz.asia - Indonesia is positioning forestry carbon trading as a financing instrument to support the country’s climate targets, rather than merely as a marketplace...

Indonesia Aims To Turn Forest Carbon Potential Into Global Leadership

Ecobiz.asia - Indonesia wants to use its newly issued forestry carbon offset regulation to transform the country’s vast forest carbon potential into global carbon...

Beyond Technology, Trust Becomes Critical for Indonesia’s Nuclear Program

Ecobiz.asia - Indonesia’s plan to bring its first nuclear power plant online by 2032 is facing a fundamental challenge that goes beyond technology or...