Kembangkan Water Supply System, Pertamina Hulu Sanga Sanga Perluas Dukungan Akses Air Bersih bagi Masyarakat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, berhasil memperluas manfaat ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara melalui replikasi program pengembangan masyarakat atau CSR Water Supply System (WSS). 
 
Setelah berjalan baik di Desa Saliki, PHSS menginisiasi program serupa di Desa Salo Cella untuk membantu akses air bersih bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan pipa PDAM.
 
Head of Communication Relations & CID Zona 9 Subholding Upstream Pertamina, Elis Fauziyah, menyatakan bahwa program WSS ini sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam mendukung kemandirian masyarakat dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). 

Baca juga: Dukung Mitigasi Perubahan Iklim, Grup Pertamina Hulu Indonesia Tanam Lebih 118 Ribu Bibit Pohon Sepanjang 2024

Read also:  CATIB Siapkan PLTS 18 MW untuk Operasional Pabrik Baterai Karawang
 
“Kami berkomitmen untuk menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Elis dikutip Senin (24/2/2025)
 
Elis menambahkan bahwa  PHSS berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program-program CSR yang inovatif, seperti pada program WSS ini sehingga mampu menciptakan manfaat dan nilai yang dinikmati bersama (creating shared value). 
 
“Program tersebut merupakan wujud kolaborasi yang baik antara Perusahaan dan pemerintah desa setempat,” imbuhnya.
 
Guna memastikan keberlanjutan program, sistem WSS dikelola langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Salo Cella yang bertanggung jawab dalam mendukung kepala desa dalam aspek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. 
 
Selain itu, pemerintah menerapkan skema kas pemeliharaan yang rendah agar seluruh warga dapat menikmati akses air bersih secara berkelanjutan dengan biaya yang terjangkau.
 
Ketua RT 10 Desa Salo Cella, Samsuddin, menyampaikan apresiasinya kepada PHSS atas kontribusi Perusahaan dalam menyediakan akses air bersih bagi warga. 
 
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PHSS atas bantuan yang telah diberikan. Dengan adanya pipa distribusi ini, akhirnya air bersih bisa mengalir ke rumah-rumah warga yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ujarnya.

Baca juga: Sinergi Hulu-Hilir, Pertamina Perkuat Ekosistem Sustainable Aviation Fuel Indonesia

Read also:  Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026
 
Sementara itu, Manager PHSS Field, Widhiarto Imam Subarkah, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi yang memberikan dampak positif di bidang sosial dan lingkungan. 
 
“Di PHSS, kami berupaya menciptakan program-program CSR yang inovatif dan berkelanjutan. Tentunya, kami tidak bisa bekerja sendiri namun berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, seperti masyarakat dan pemerintah daerah sebagai kunci keberhasilan dan keberlanjutan program,” ungkap Imam.
 
Melalui program WSS di Desa Saliki dan Desa Salo Cella, PHSS berharap dapat terus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. 
 
“Dengan adanya kerja sama yang baik antara perusahaan, pemerintah desa, dan warga, program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan,” pungkasnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

TOP STORIES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Indonesia Begins Large-Scale Reforestation to Revive Tesso Nilo Elephant Habitat

Ecobiz.asia — The Indonesian government has officially launched a large-scale reforestation programme at Tesso Nilo National Park, Riau Province, as part of efforts to...

Menhut Luncurkan Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Target Luas 66.704 Ha

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari langkah pemulihan ekosistem hutan di...

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...