PDC Perluas Penerapan CMS ISO 37301, Kepatuhan Jadi Bagian dari Proses Bisnis

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperluas penerapan Compliance Management System (CMS) ISO 37301 ke seluruh fungsi perusahaan untuk mengintegrasikan pengelolaan kepatuhan ke dalam proses bisnis.

Perluasan tersebut ditandai dengan Kick Off Meeting Implementasi CMS ISO 37301 yang diikuti 31 perwakilan tim implementasi dari berbagai fungsi PDC di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Read also:  ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Sebelumnya, PDC telah menerapkan setting up CMS ISO 37301 di Fungsi Corporate Secretary (Corsec) dan Supply Chain Management (SCM). Tahap berikutnya mencakup seluruh fungsi perusahaan.

Corporate Secretary PDC Ani Aryani mengatakan penerapan CMS bukan sekadar untuk memenuhi standar, tetapi membangun pengelolaan kepatuhan yang terstruktur dan konsisten.

“Melalui CMS, setiap fungsi diharapkan dapat mengidentifikasi kewajiban kepatuhan yang berkaitan dengan aktivitasnya, memastikan pemenuhannya, melakukan pemantauan, serta terus melakukan perbaikan,” kata Ani.

Read also:  Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Menurut dia, penerapan CMS juga ditujukan untuk membangun kesadaran bahwa kepatuhan merupakan tanggung jawab bersama yang melekat pada setiap proses bisnis perusahaan.

“Harapannya, CMS benar-benar menjadi bagian dari cara kita bekerja dan semakin memperkuat budaya kepatuhan di PDC,” ujarnya.

Dalam implementasinya, PDC didampingi Tim Robere & Associates sebagai konsultan. Tim dari masing-masing fungsi akan terlibat dalam setiap tahapan penerapan CMS sesuai kewajiban kepatuhan dan proses bisnis di lingkup kerjanya.

Read also:  Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Penerapan CMS ISO 37301 secara menyeluruh diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan melalui pengelolaan kepatuhan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Ecobiz.asia — Pertamina menyiapkan sejumlah bisnis energi rendah karbon, mulai dari biofuel, panas bumi, PLTS dan penyimpanan energi hingga CCS/CCUS dan hidrogen hijau, sebagai...

PAG Kembangkan Bisnis Gassing Up-Cooling Down di Terminal LNG Arun

Ecobiz.asia -- PT Perta Arun Gas (PAG) mengembangkan bisnis gassing up and cooling down (GUCD) bagi kapal LNG di Terminal LNG Arun, Lhokseumawe, Aceh,...

PHE Dorong Asri Basin Jadi Hub Penyimpanan Karbon Regional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendorong pengembangan Asri Basin di lepas pantai Indonesia sebagai hub penyimpanan karbon regional, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur...

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Ecobiz.asia -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM telah menyerap 9 ton emas produksi PT Freeport Indonesia (PTFI) sepanjang Januari-Agustus 2026. Langkah tersebut...

PDC Perkuat Usaha Tempe Santri di Indramayu, Produksi Tembus 3 Ton per Bulan dan Pasok MBG

Ecobiz.asia – Usaha tempe yang dikelola Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini mampu memproduksi sekitar 3 ton tempe...

TOP STORIES

Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Ecobiz.asia — Pertamina menyiapkan sejumlah bisnis energi rendah karbon, mulai dari biofuel, panas bumi, PLTS dan penyimpanan energi hingga CCS/CCUS dan hidrogen hijau, sebagai...

Target Bangun PLTS 100 GWp, DEN Sebut Indonesia Butuh Dukungan Jaringan hingga Tenaga Kerja

Ecobiz.asia — Pemerintah mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) untuk menopang kebutuhan energi Indonesia. Namun, ekspansi tersebut membutuhkan...

Konsumsi Energi Final Indonesia Diproyeksi Tumbuh 2,6% per Tahun hingga 2060

Ecobiz.asia — Dewan Energi Nasional (DEN) memproyeksikan konsumsi energi final Indonesia tumbuh 2,2%–2,6% per tahun sepanjang 2024–2060, dengan sektor industri menjadi pengguna energi terbesar...

Transisi Energi Global Jadi Magnet Investasi, Indonesia Bidik 28 Komoditas untuk Hilirisasi Hijau

Ecobiz.asia — Investasi transisi energi global mencapai US$2,3 triliun pada 2025, tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk...

Ekonomi Hijau Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia, Potensi Serap 5,3 Juta Lapangan Kerja

Ecobiz.asia — Pengembangan energi hijau diproyeksikan menciptakan hingga 5,3 juta lapangan kerja pada 2029 sekaligus menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Menteri Koordinator...