ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan 50 tukik dan menanam atau merestorasi 55 terumbu karang.

Aksi bertajuk The Blue Legacy: An Exclusive Ocean Conservation Experience With ANTAM tersebut menjadi bagian dari rangkaian Women On The Move 2026 yang mengusung tema “Leading Beyond Limits, Creating Lasting Impact”.

Kegiatan tersebut memadukan pengembangan kepemimpinan, penguatan jejaring, wellness, dan inspirasi dengan aksi sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.

Read also:  PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT ANTAM (Persero) Tbk Arini Kasmira mengatakan keberlanjutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya perusahaan. Menurut dia, penerapan prinsip keberlanjutan di ANTAM berjalan beriringan dengan aspek keselamatan.

“Di ANTAM, sustainability berjalan beriringan dengan safety. Setiap kegiatan yang dilakukan selalu diawali dengan safety moment. Safety always comes first. Sebelum kita berbicara mengenai sustainability dan dampak jangka panjang, keselamatan menjadi prioritas utama,” ujar Arini dalam kegiatan The Blue Legacy di Medana Bay, Lombok, dikutip Senin (14/9/2026).

Read also:  Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Dapat Tambahan 5,45 BBTUD dari WK Tungkal

Menurut Arini, keselamatan menjadi fondasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan ANTAM, termasuk program yang berkaitan dengan keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap aksi konservasi melalui Women On The Move 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan meaningful impact kepada seluruh peserta, sekaligus menjadi bagian dari semangat women leading beyond limits and creating lasting impact,” katanya.

Read also:  PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Arini menjelaskan, terumbu karang memiliki peran penting dalam keberlangsungan ekosistem laut karena menjadi habitat dan sumber kehidupan bagi berbagai jenis ikan. Sementara itu, pelepasliaran tukik merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan populasi penyu dan ekosistem pesisir.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa keberlanjutan membutuhkan kontribusi dan kolaborasi berbagai pihak. Dampak aksi konservasi diharapkan dapat terus dirasakan dalam jangka panjang setelah rangkaian Women On The Move 2026 berakhir. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

PGN Perluas Pasar Gas Bumi, Andalkan CNG hingga Pasokan Baru

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperluas pasar gas bumi dengan mengandalkan pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta skema beyond pipeline seperti...

Magnifina Bawa PHR Berjaya di ENSIA 2026, Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Hasilkan Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih penghargaan Platinum pada ajang Environment and Social Innovation Award (ENSIA) 2026 kategori Inovasi Sosial melalui program...

PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Ecobiz.asia — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiapkan modernisasi armada, digitalisasi hingga penggunaan teknologi rendah emisi untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Langkah tersebut mencakup...

PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero)...

TOP STORIES

Indonesia Starts New Climate Transparency Reports, Updates Emissions Data

Ecobiz.asia – Indonesia has begun preparing its second and third Biennial Transparency Reports (BTR2 and BTR3) to report progress on climate action, including greenhouse...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

PGN Perluas Pasar Gas Bumi, Andalkan CNG hingga Pasokan Baru

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperluas pasar gas bumi dengan mengandalkan pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta skema beyond pipeline seperti...

Kemenhut Sanksi Tiga Perusahaan PBPH Akibat Karhutla di Kaltim

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi terhadap tiga perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang arealnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Susun Biennial Transparency Report, Indonesia Laporkan Capaian Pengurangan Emisi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mulai menyusun Biennial Transparency Report (BTR) Kedua dan Ketiga untuk melaporkan perkembangan aksi iklim, termasuk...