Kemenhut Sanksi Tiga Perusahaan PBPH Akibat Karhutla di Kaltim

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi terhadap tiga perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang arealnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Penegakan hukum tersebut dilakukan bersamaan dengan penguatan operasi pemadaman untuk mencegah api mendekati zona inti pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan penanganan karhutla di Kalimantan Timur dilakukan secara terpadu bersama BNPB, TNI, Polri, OIKN, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dari tiga perusahaan yang menjadi tindak lanjut penanganan karhutla, satu perusahaan telah dikenai teguran tertulis dan paksaan pemulihan, sedangkan dua perusahaan lainnya sedang dalam proses pengenaan sanksi berupa pembekuan.

Read also:  WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ketiga PBPH tersebut yakni PT Puji Sempurna Raharja di Kabupaten Berau, pemegang PBPH Hutan Alam dengan luas izin 14.605 hektare dan area terbakar 82,26 hektare. Selanjutnya PT Diva Perdana Pesona di Kabupaten Kutai Timur, pemegang PBPH Hutan Tanaman dengan luas izin 29.429 hektare dan area terbakar 48,57 hektare.

Satu perusahaan lainnya adalah PT Inhutani I Tanah Grogot di Kabupaten Paser, pemegang PBPH Hutan Tanaman dengan luas izin 15.336 hektare dan area terbakar sekitar 531 hektare.

Read also:  Bupati Trenggalek Ubah Sampah Jadi Bernilai Lewat Konsep Waste to Coin, Seperti Apa?

“Penegakan hukum tidak hanya tajam ke bawah kepada rakyat biasa, tetapi juga kepada korporasi yang memang wajib bertanggung jawab terhadap terjadinya karhutla di Kalimantan Timur,” tegas Raja Juli saat meninjau penanganan karhutla di kawasan IKN, Senin (14/9/2026).

Selain penegakan hukum, Kemenhut memperkuat operasi pemadaman darat dan udara untuk mencegah kebakaran meluas menuju kawasan strategis IKN. Water bombing digunakan untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat, sementara operasi modifikasi cuaca disiapkan bersama BNPB dan BMKG.

Raja Juli mengatakan pengendalian karhutla di sekitar IKN merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar api tidak sampai memasuki zona inti pemerintahan.

Read also:  WWF-Indonesia dan CPOPC Jalin Kerja Sama Penguatan Transparansi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

“Seperti yang diperintahkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita semua, TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kehutanan, OIKN, dan masyarakat, bahu-membahu agar api jangan sampai masuk ke zona inti IKN,” ujarnya.

Di lapangan, Manggala Agni Kemenhut bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), TNI, Polri, OIKN, masyarakat peduli api, dan para pihak terus melakukan pemadaman sekaligus patroli untuk mencegah munculnya titik api baru.

Upaya pencegahan juga diarahkan pada penerapan pembukaan lahan tanpa bakar untuk mengurangi risiko kejadian serupa berulang. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Ambisi 100 GWp Terancam Jadi Narasi Panggung, COP31 Jadi Momentum Pembuktian Prabowo

Ecobiz.asia — Ambisi pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) hingga 2029 berisiko berhenti sebagai komitmen di panggung internasional...

Indonesia Dorong Pendanaan Konkret untuk Transisi Energi Berkeadilan di COP31

Ecobiz.asia — Indonesia akan mendorong realisasi dukungan pendanaan, penguatan kapasitas, dan bantuan teknis bagi negara berkembang dalam pelaksanaan transisi energi berkeadilan pada Konferensi Perubahan...

MADANI Desak Penguatan Hukum IBSAP, Perkuat Perlindungan Keanekaragaman Hayati Indonesia

Ecobiz.asia — Sebanyak 14,84 juta hektare areal bernilai keanekaragaman hayati tinggi (ABKT) di Indonesia berada di luar sistem perlindungan kawasan hutan formal, sementara 5,91...

RUU Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan Dibawa ke COP31

Ecobiz.asia — Indonesia menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan sebagai salah satu inisiatif yang akan dibawa ke Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-31...

Tobat Ekologis, 2.649 Sekolah Jalankan Aksi Pengelolaan Sampah hingga Konservasi Energi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggerakkan 2.649 sekolah di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk menjalankan aksi lingkungan terukur selama...

TOP STORIES

Ambisi 100 GWp Terancam Jadi Narasi Panggung, COP31 Jadi Momentum Pembuktian Prabowo

Ecobiz.asia — Ambisi pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) hingga 2029 berisiko berhenti sebagai komitmen di panggung internasional...

Indonesia Dorong Pendanaan Konkret untuk Transisi Energi Berkeadilan di COP31

Ecobiz.asia — Indonesia akan mendorong realisasi dukungan pendanaan, penguatan kapasitas, dan bantuan teknis bagi negara berkembang dalam pelaksanaan transisi energi berkeadilan pada Konferensi Perubahan...

Pertamina Explores Sustainable Aviation Fuel From Urban Waste, Partners With PAL Jaya

Ecobiz.asia – Indonesia’s state-owned energy company PT Pertamina (Persero) is exploring the use of urban fat, oil and grease (FOG) waste as an alternative...

ICAO Joins Alliance to Boost Carbon Credit Supply for Aviation

Ecobiz.asia – The International Civil Aviation Organization (ICAO) has joined an alliance of more than 80 stakeholders working to accelerate the supply of eligible...

Kemenhut: GANISPH Dibutuhkan untuk Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menilai tenaga teknis pengelolaan hutan (GANISPH) akan memegang peran penting dalam ekosistem perdagangan karbon, seiring berkembangnya pemanfaatan hutan yang...