Poso Energy Lakukan OMC Jaga Produksi PLTA 515 MW di Tengah Ancaman El Niño

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Poso Energy, perusahaan pembangkit listrik swasta (independent power producer/IPP), melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menjaga ketersediaan air bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 515 MW di tengah potensi dampak fenomena El Niño.

Business Development Manager Poso Energy Ismet Rahmad Kartono mengatakan OMC telah dilakukan dalam beberapa pekan terakhir sebagai langkah untuk meningkatkan kembali volume air di danau yang menjadi sumber pasokan pembangkit.

“Dalam minggu-minggu ini kami sudah melakukan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca). Kemarin kami sudah mulai mengisi air danau dengan OMC,” kata Ismet kepada Ecobiz.asia di sela-sela The 12th Indonesia EBTKE ConEx, Kamis (4/9).

Menurut Ismet, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya antisipasi perusahaan terhadap potensi penurunan ketersediaan air yang dapat berdampak pada kemampuan produksi PLTA apabila kondisi El Niño berlangsung lebih lama. Meski demikian, hingga saat ini operasional PLTA Poso masih berjalan normal. Belum terdapat penurunan kapasitas pembangkitan akibat kondisi cuaca yang terjadi saat ini. “Masih normal, sampai detik terakhir. Laporannya masih aman untuk hari ini, tetapi kami tidak tahu bagaimana kondisi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Read also:  ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Belajar dari El Niño 2023

Pengalaman menghadapi El Niño pada 2023 menjadi salah satu pertimbangan Poso Energy dalam melakukan langkah antisipasi lebih awal. Ismet mengatakan, pada saat itu kapasitas produksi PLTA Poso sempat turun sekitar 200 MW akibat menurunnya ketersediaan air. “Waktu El Niño 2023 sempat turun 200 MW. Dari 515 MW, kami kehilangan 200 MW, jadi hanya sekitar 300 MW yang bisa diproduksi,” jelasnya.

Read also:  Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Penurunan tersebut menunjukkan besarnya ketergantungan pembangkit listrik tenaga air terhadap ketersediaan dan kontinuitas sumber daya air, terutama ketika periode kering berlangsung lebih panjang. Untuk kondisi El Niño saat ini, Poso Energy belum dapat memperkirakan besaran dampaknya terhadap capacity factor maupun produksi pembangkit. Hal tersebut sangat bergantung pada durasi dan intensitas fenomena iklim tersebut. “Belum tahu. Kita lihat El Niño ini berapa lama,” kata Ismet.

Meski belum terjadi penurunan produksi, dia mengakui bahwa terdapat potensi kondisi cuaca saat ini mulai memengaruhi kemampuan pembangkit apabila ketersediaan air terus menurun. “Memang sudah ada potensi ke sana,” ujarnya.

Read also:  Pertamina Kerahkan 108 Mobil Tangki, Stok BBM Bali Capai 48 Juta Liter

OMC sebagai Langkah Antisipasi

Ismet mengatakan Poso Energy akan terus memantau kondisi cuaca dan tingkat ketersediaan air untuk memastikan operasi pembangkit tetap terjaga. Pelaksanaan OMC menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan kembali volume air dan menjaga level danau sehingga PLTA Poso dapat mempertahankan kemampuan pembangkitannya.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya air dalam menjaga keandalan pembangkit energi terbarukan berbasis hidro, terutama di tengah meningkatnya ketidakpastian pola cuaca akibat perubahan iklim. Ismet berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga ketersediaan air dapat kembali meningkat secara alami. “Kami mohon doanya agar segera Allah berikan hujan,” pungkasnya.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

Cair! Minat Pendanaan PSEL Melonjak, Danantara Himpun 34 Lembaga Keuangan Calon Pemberi Pinjaman

Ecobiz.asia — Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan 34 institusi keuangan sebagai calon pemberi...

TOP STORIES

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...