Elnusa Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Elnusa Tbk meluncurkan program pemberdayaan kelompok perempuan berbasis ekonomi sirkular di Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dengan melatih masyarakat mengolah limbah botol plastik menjadi produk bernilai jual.

Program bertajuk “Empowering Community: Circular Economy and Inclusive Growth” itu digelar di Pendopo Taman Kenanga RT 003/RW 003, Cilandak Timur, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan melalui pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sampah plastik.

Read also:  Carbon Digital Conference 2026 returns as Indonesia's carbon market gains momentum under new forestry regulation

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan limbah botol plastik memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara kreatif.

“Bagi kami, botol plastik bukan hanya sampah. Di tangan yang kreatif, botol plastik bisa menjadi tas, dompet, hiasan rumah, bahkan produk yang memiliki nilai jual. Dari sebuah botol plastik bisa lahir tambahan penghasilan bagi keluarga, lingkungan yang lebih bersih, dan rasa percaya diri bahwa kita mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar Rustam.

Read also:  PHM Dorong Konservasi Pesisir dan Dekarbonisasi Lewat Penanaman Mangrove di Lamaru

Melalui program tersebut, peserta dibekali keterampilan mengolah botol plastik bekas menjadi berbagai produk upcycle yang memiliki nilai ekonomi. Selain membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, program ini juga ditujukan untuk mengurangi timbulan sampah plastik melalui pemanfaatan kembali limbah menjadi produk yang dapat dipasarkan.

Elnusa menyatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemberdayaan perempuan, peningkatan keterampilan masyarakat, serta penerapan konsep ekonomi sirkular.

Read also:  Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Program ini juga mendukung sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain kesetaraan gender, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.

Melalui kolaborasi dengan masyarakat, Elnusa berharap program tersebut dapat membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih produktif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi komunitas berbasis ekonomi sirkular. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Sinergi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis guna memperkuat ketahanan...

PHR Rampungkan Pemulihan 20 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak, 43 Lokasi Proses Remediasi

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah menyelesaikan pemulihan 20 lokasi tanah terkontaminasi minyak (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, sementara 43 lokasi...

Xurya: Industri Makin Selektif Memilih Mitra PLTS di Tengah Percepatan Transisi Energi

Ecobiz.asia – Meningkatnya pemanfaatan energi surya di sektor industri mendorong perusahaan semakin selektif dalam memilih pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain teknologi, keandalan...

PLN Nusantara Power Perkuat Konservasi Penyu di Pantai Serang

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkuat dukungannya terhadap pelestarian penyu di Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, melalui pengembangan fasilitas konservasi...

Pertamina Trans Kontinental Raih Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 Berkat Efisiensi Pengelolaan Air

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) masuk dalam jajaran Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 pada kategori Pelopor Kantor Cerdas Penggunaan Air, sebagai...

TOP STORIES

Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Sinergi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis guna memperkuat ketahanan...

PHR Rampungkan Pemulihan 20 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak, 43 Lokasi Proses Remediasi

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah menyelesaikan pemulihan 20 lokasi tanah terkontaminasi minyak (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, sementara 43 lokasi...

Kemenhut Ubah Paradigma Rehabilitasi Hutan, Tak Lagi Sekadar Tanam Pohon

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan rehabilitasi hutan dan lahan tidak lagi cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial penanaman pohon. Program pemulihan lingkungan ke depan...

Indonesia Siap Pimpin Tata Kelola Gambut Tropis Dunia, Usulkan Penguatan ITPC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya memimpin penguatan kerja sama internasional dalam pelindungan dan pengelolaan gambut tropis melalui International Tropical Peatland Center (ITPC). Langkah...

Xurya: Industri Makin Selektif Memilih Mitra PLTS di Tengah Percepatan Transisi Energi

Ecobiz.asia – Meningkatnya pemanfaatan energi surya di sektor industri mendorong perusahaan semakin selektif dalam memilih pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain teknologi, keandalan...