PGE Kantongi Pendanaan Global US$477 Juta untuk Tiga Proyek Panas Bumi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperoleh dukungan pendanaan internasional senilai total 477,87 juta dollar AS untuk tiga proyek panas bumi setelah masuk dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Kementerian PPN/Bappenas.

Ketiga proyek tersebut yakni Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 MW, serta PLTP Lahendong Unit 7-8 berkapasitas 50 MW.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan masuknya proyek-proyek tersebut dalam Daftar Rencana Prioritas Pinjaman Luar Negeri Tahun 2026 menjadi sinyal kuat atas kesiapan proyek memasuki tahap pengembangan lanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan investor global terhadap prospek bisnis panas bumi Perseroan.

“Masuknya proyek ke dalam Green Book menjadi tonggak penting menuju implementasi dan pengembangan lanjutan,” ujar Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (8/6/2026).

Read also:  Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalkan AI dan Digitalisasi

Berdasarkan Green Book 2026, pendanaan untuk PLTP Lumut Balai Unit 3 mencapai 158,86 juta dollar AS dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dengan target operasi komersial pada 2030. Sementara PLTP Lumut Balai Unit 4 memperoleh pendanaan 148,97 juta dollar AS dari JICA dan ditargetkan beroperasi pada 2032.

Adapun proyek PLTP Lahendong Unit 7-8 di Sulawesi Utara mendapatkan dukungan pendanaan sebesar 170,04 juta dollar AS dari World Bank dengan target operasi pada 2030.

Menurut Ahmad Yani, skema pembiayaan concessional loan tersebut menawarkan bunga lebih kompetitif dan tenor lebih panjang dibanding pembiayaan komersial sehingga dapat memperkuat struktur pendanaan perusahaan.

Read also:  Jaga Keandalan Infrastruktur Energi Nasional, Pertagas Perkuat Budaya K3 Berkelas Dunia

“Pendanaan ini diharapkan membantu menjaga struktur pendanaan yang sehat, mempertahankan cost of debt yang kompetitif, sekaligus meningkatkan keekonomian proyek dalam jangka panjang,” katanya.

Ketiga proyek tersebut merupakan bagian dari roadmap PGE untuk meningkatkan kapasitas panas bumi hingga 3 gigawatt (GW). Setelah beroperasi, proyek-proyek itu diharapkan menambah pasokan listrik rendah emisi sekaligus memperkuat kontribusi energi panas bumi dalam bauran energi nasional.

PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 yang berlokasi di Sumatera Selatan akan memperluas pengembangan panas bumi PGE di wilayah Sumatera. Sementara PLTP Lahendong Unit 7-8 diproyeksikan meningkatkan kontribusi pasokan listrik panas bumi di Sulawesi Utara dari sekitar 30 persen menjadi 35-40 persen.

PGE menyebut pencapaian tersebut sejalan dengan kinerja perusahaan yang terus tumbuh positif. Hingga kuartal I-2026, PGE membukukan laba bersih sebesar 43,90 juta dollar AS atau naik 40 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar 31,35 juta dollar AS.

Read also:  PHI Perkuat Konservasi Terumbu Karang dan Ekosistem Laut di Kalimantan Timur

Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar 116,56 juta dollar AS atau tumbuh 14,8 persen secara tahunan. Sementara produksi listrik pada kuartal I-2026 meningkat 15,22 persen menjadi 1.370 gigawatt hour (GWh).

Ahmad Yani mengatakan penguatan fundamental bisnis dan kematangan portofolio proyek menjadi modal penting bagi PGE untuk mempercepat pengembangan energi bersih nasional.

“Kami optimistis penguatan fundamental bisnis dan portofolio proyek yang semakin matang akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLN EPI Ajak Pabrik Sawit Kembangkan BioCNG, Limbah POME Diolah Jadi Energi Bersih

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pabrik kelapa sawit (PKS) berkolaborasi mengembangkan Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbasis limbah cair...

PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk...

Pertamina Bongkar Strategi Hadapi Krisis Energi dan Iklim, Biofuel hingga CCS Jadi Andalan

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat transformasi bisnis rendah karbon melalui pengembangan biofuel, panas bumi, hingga teknologi carbon capture and storage (CCS/CCUS) sebagai strategi...

Bioenergi Berpotensi Reduksi 12 Juta Ton Emisi, Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menilai pengembangan bioenergi nasional berpotensi besar mendukung transisi energi sekaligus menciptakan dampak ekonomi dan sosial...

BDx Kantongi Pasokan Listrik PLN 1,2 GW untuk Infrastruktur AI dan Data Center

Ecobiz.asia – BDx Data Centers (BDx) mengamankan komitmen pasokan listrik sebesar 1,2 gigawatt (GW) dari PT PLN (Persero) untuk pengembangan infrastruktur pusat data dan...

TOP STORIES

PLN EPI Ajak Pabrik Sawit Kembangkan BioCNG, Limbah POME Diolah Jadi Energi Bersih

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pabrik kelapa sawit (PKS) berkolaborasi mengembangkan Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbasis limbah cair...

Indonesia-GGGI Partnership Targets US$2 Billion in Green Investment by 2030

Ecobiz.asia — Indonesia and the Global Green Growth Institute (GGGI) have launched the Green Indonesia Future Initiative (GIFT), a strategic partnership targeting the mobilization...

Kemenhut Tetapkan 10 Hutan Adat dan Luncurkan Roadmap Percepatan Hutan Adat

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan meluncurkan Peta Jalan (Roadmap) Percepatan Penanganan dan Penetapan Status Hutan Adat 2025-2029 sekaligus menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) penetapan Hutan...

Hari Lingkungan Hidup 2026, KLH Dorong Aksi Iklim Lewat Pemilahan Sampah

Ecobiz.asia - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan pentingnya aksi nyata pengendalian perubahan iklim dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, termasuk...

Gakkum ESDM Bongkar Dugaan Tambang Ilegal di Gunung Botak, Tenaga Kerja Asing Terlibat

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM (Ditjen Gakkum ESDM) membongkar dugaan praktik pertambangan emas ilegal...