Kemenhut dan UNEP Tandatangani Implementing Arrangement untuk Perkuat Kerja Sama REDD+

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan United Nations Environment Programme (UNEP) menandatangani Implementing Arrangement (IA) terkait proyek Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+).

Penandatanganan dilakukan di sela penyelenggaraan Ecosperity Week di Singapura, Rabu (20/5/2026).

Penandatanganan dilakukan Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, bersama Director of the Climate Change Division UNEP, Martin Krause, serta disaksikan Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan Kemenhut, Ilham.

Read also:  Kemenhut Pilih 13 Taman Nasional Jadi Lokasi Pilot Inovasi Pembiayaan untuk Pemulihan Ekosistem

Dokumen IA tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diteken kedua pihak pada 2024 terkait kerja sama di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Dalam sambutannya, Ristianto menyampaikan apresiasi atas kerja sama konstruktif antara kedua pihak selama proses penyusunan implementasi kerja sama tersebut.

“Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat implementasi REDD+,” kata Ristianto.

Read also:  DEN Apresiasi Pengembangan Pembangkit Hybrid PLN NP di Cirata

Kemitraan dengan UNEP dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendukung pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dan Nationally Determined Contribution (NDC).

Sementara itu, Martin Krause menyebut hutan menjadi salah satu solusi penting untuk menjawab berbagai tantangan global, mulai dari penyimpanan karbon, perlindungan masyarakat dan keanekaragaman hayati, hingga penguatan ketahanan lingkungan.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan memperkuat kolaborasi dalam sejumlah bidang strategis, termasuk dukungan teknis mobilisasi pendanaan berbasis hasil (results-based financing) REDD+, penguatan kesiapan pasar karbon dan implementasi Pasal 6 Perjanjian Paris, pengembangan perhutanan sosial dan usaha berbasis masyarakat, serta peningkatan kontribusi sektor kehutanan terhadap mitigasi emisi gas rumah kaca.

Read also:  IETA Sees Progress in Indonesia’s Carbon Market, Urges Clarity on Key Gaps

Kerja sama tersebut juga mencakup penguatan safeguards dan implementasi berbasis pengetahuan di tingkat nasional maupun subnasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Direct Carbon Pricing Now Covers Nearly One-Third of Global Emissions: World Bank

Ecobiz.asia — Direct carbon pricing mechanisms now cover nearly one-third of global greenhouse gas emissions, while revenues generated from carbon pricing have surpassed US$107...

Indonesia, UNEP Sign Implementing Arrangement to Strengthen REDD+ Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry and the United Nations Environment Programme have signed an Implementing Arrangement (IA) to strengthen cooperation on Reducing Emissions...

Indonesia, Norway Advance Fifth REDD+ Payment Under Agreed MRV Protocol

Ecobiz.asia — Norway has reaffirmed its commitment to strengthening its climate and forestry partnership with Indonesia and is preparing to disburse the fifth phase...

Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

Ecobiz.asia — Hamparan semangka yang kini dipanen Kelompok Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi...

Kemenhut Luncurkan Film Dokumenter “Merawat Esok”, Rekam Aksi Pengurangan Emisi Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan film dokumenter berjudul "Merawat Esok" yang merekam berbagai aksi pengurangan emisi karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan melalui...

TOP STORIES

Direct Carbon Pricing Now Covers Nearly One-Third of Global Emissions: World Bank

Ecobiz.asia — Direct carbon pricing mechanisms now cover nearly one-third of global greenhouse gas emissions, while revenues generated from carbon pricing have surpassed US$107...

Indonesia, UNEP Sign Implementing Arrangement to Strengthen REDD+ Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry and the United Nations Environment Programme have signed an Implementing Arrangement (IA) to strengthen cooperation on Reducing Emissions...

Indonesia, Norway Advance Fifth REDD+ Payment Under Agreed MRV Protocol

Ecobiz.asia — Norway has reaffirmed its commitment to strengthening its climate and forestry partnership with Indonesia and is preparing to disburse the fifth phase...

Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

Ecobiz.asia — Hamparan semangka yang kini dipanen Kelompok Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi...

Kemenhut Luncurkan Film Dokumenter “Merawat Esok”, Rekam Aksi Pengurangan Emisi Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan film dokumenter berjudul "Merawat Esok" yang merekam berbagai aksi pengurangan emisi karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan melalui...