Norwegia Siap Bayar RBC Tahap V Pengurangan Emisi Karbon Hutan Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pemerintah Norwegia menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan dengan Indonesia dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+) serta siap menyalurkan pendanaan Result Based Contribution (RBC) tahap V untuk mendukung agenda Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Krüger Giverin, mengatakan pemerintah Norwegia bangga dapat berkontribusi terhadap aksi pengurangan emisi karbon sektor kehutanan di Indonesia.

“Sampai saat ini kami sudah memberikan dukungan hingga US$216 juta yang sebagian disalurkan untuk mendukung kerja-kerja yang sangat baik di Indonesia,” kata Rut usai menghadiri acara “Gema Langkah Alam” yang menampilkan implementasi FOLU Net Sink di tingkat tapak di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Read also:  Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

Indonesia dan Norwegia menjalin kemitraan bidang iklim dan kehutanan untuk mendukung FOLU Net Sink 2030 sejak September 2022 dan diperbarui pada Februari 2025.

Dalam skema tersebut, Norwegia memberikan kontribusi berbasis hasil (result based contribution) atas capaian pengurangan emisi gas rumah kaca sektor kehutanan dan tata guna lahan (FOLU).

Hingga saat ini, Norwegia telah menyalurkan empat tahap RBC senilai total US$216 juta untuk capaian pengurangan emisi sebesar 43,2 juta ton CO2 ekuivalen pada periode 2016–2020.

Read also:  Hidupkan Perdagangan Karbon, Kemenhut Kerja Bak 'Roro Jongrang' Sosialisasikan Permenhut 6/2026

“Kami telah menyalurkan empat RBC dan saat ini bersama pemerintah Indonesia sedang membahas laporan pengurangan emisi berikutnya. Kami memiliki protokol dan proses yang sangat baik,” ujar Rut.

Ia menjelaskan proses verifikasi dilakukan oleh lembaga independen untuk memastikan capaian pengurangan emisi yang dilaporkan Indonesia sesuai standar yang disepakati kedua negara.

“Ada lembaga independen yang bekerja bersama kami untuk memverifikasi pengurangan emisi. Berdasarkan laporan tersebut, kami akan memproses RBC berikutnya,” katanya.

Read also:  Direct Carbon Pricing Now Covers Nearly One-Third of Global Emissions: World Bank

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim yang juga Ketua Harian I Tim Kerja FOLU Net Sink 2030, Haruni Krisnawati, mengatakan komitmen Norwegia menjadi bentuk pengakuan atas kerja Indonesia dalam menekan emisi karbon sektor kehutanan.

Menurut Haruni, pembayaran RBC tahap V akan mencakup capaian pengurangan emisi periode 2020–2023.

“Saat ini pemerintah Indonesia dan Norwegia sedang melakukan pembahasan berdasarkan protokol MRV yang disepakati bersama,” katanya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Direct Carbon Pricing Now Covers Nearly One-Third of Global Emissions: World Bank

Ecobiz.asia — Direct carbon pricing mechanisms now cover nearly one-third of global greenhouse gas emissions, while revenues generated from carbon pricing have surpassed US$107...

Indonesia, UNEP Sign Implementing Arrangement to Strengthen REDD+ Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry and the United Nations Environment Programme have signed an Implementing Arrangement (IA) to strengthen cooperation on Reducing Emissions...

Indonesia, Norway Advance Fifth REDD+ Payment Under Agreed MRV Protocol

Ecobiz.asia — Norway has reaffirmed its commitment to strengthening its climate and forestry partnership with Indonesia and is preparing to disburse the fifth phase...

Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

Ecobiz.asia — Hamparan semangka yang kini dipanen Kelompok Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi...

Kemenhut Luncurkan Film Dokumenter “Merawat Esok”, Rekam Aksi Pengurangan Emisi Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan film dokumenter berjudul "Merawat Esok" yang merekam berbagai aksi pengurangan emisi karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan melalui...

TOP STORIES

Direct Carbon Pricing Now Covers Nearly One-Third of Global Emissions: World Bank

Ecobiz.asia — Direct carbon pricing mechanisms now cover nearly one-third of global greenhouse gas emissions, while revenues generated from carbon pricing have surpassed US$107...

Indonesia, UNEP Sign Implementing Arrangement to Strengthen REDD+ Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry and the United Nations Environment Programme have signed an Implementing Arrangement (IA) to strengthen cooperation on Reducing Emissions...

Indonesia, Norway Advance Fifth REDD+ Payment Under Agreed MRV Protocol

Ecobiz.asia — Norway has reaffirmed its commitment to strengthening its climate and forestry partnership with Indonesia and is preparing to disburse the fifth phase...

Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

Ecobiz.asia — Hamparan semangka yang kini dipanen Kelompok Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi...

Kemenhut Luncurkan Film Dokumenter “Merawat Esok”, Rekam Aksi Pengurangan Emisi Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan film dokumenter berjudul "Merawat Esok" yang merekam berbagai aksi pengurangan emisi karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan melalui...