Elnusa Raih Skor ACGS 96,66, Lampaui Rata-rata Emiten Big Cap Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Elnusa Tbk kembali mencatatkan kinerja positif dalam penerapan tata kelola perusahaan dengan meraih skor 96,66 poin pada penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025 berdasarkan kinerja tahun buku 2024.

Capaian tersebut menempatkan Elnusa pada predikat “Very Good” atau Level 4 dan melampaui rata-rata emiten Big Cap di Indonesia yang tercatat sebesar 82,60 poin.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan capaian itu mencerminkan penguatan tata kelola perusahaan yang terintegrasi dengan strategi bisnis perseroan.

Read also:  Serahkan CLoA PSEL Tahap II, Danantara Alihkan Proyek Medan Raya ke Mitra Cadangan

“GCG di Elnusa tidak hanya kami posisikan sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi sebagai enabler untuk meningkatkan kualitas keputusan bisnis, memperkuat manajemen risiko, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” ujar Rustam dikutip Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, penguatan tata kelola di Elnusa dilakukan melalui peningkatan keterbukaan informasi, optimalisasi peran Dewan Komisaris dan Direksi, serta pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan RUPS dan engagement dengan investor.

Read also:  Bio Farma Mulai Gunakan CNG, Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Elnusa juga mencatatkan bonus tujuh poin tanpa penalti dalam penilaian tingkat lanjut ACGS. Perseroan menilai capaian tersebut menunjukkan keberhasilan integrasi prinsip keberlanjutan, penguatan sistem pengendalian internal, serta minimnya eksposur terhadap praktik bisnis berisiko.

Rustam menambahkan tata kelola yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasional, kinerja keuangan, dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri energi.

Read also:  Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

Ke depan, katanya, Elnusa menyatakan akan terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) melalui peningkatan aspek transparansi, sustainability governance, dan digital governance sekaligus menjadikan hasil ACGS sebagai tolok ukur strategis untuk mendorong perbaikan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...

Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,...

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di...

Danantara Buka Lagi Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Bidik Investor Global

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk...

TOP STORIES

Schneider Electric Hadirkan Altivar HVAC ATH600 untuk Dorong Efisiensi Energi Bangunan

Ecobiz.asia -- Kebutuhan meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga keandalan operasional bangunan mendorong Schneider Electric menghadirkan Altivar HVAC ATH600, variable speed drive (VSD) yang dirancang...

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Penyempurnaan PGN Mobile, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan GasKita melalui...

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...