PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap, Dukung Rehabilitasi Pesisir

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) mendorong digitalisasi pembibitan mangrove di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electrifying Agriculture.

Program tersebut memanfaatkan listrik dan teknologi digital berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pembibitan mangrove di wilayah pesisir.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan program ini dirancang untuk mendorong modernisasi pembibitan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dan teknologi digital.

“Melalui program electrifying agriculture, kami mendorong pengelolaan pembibitan mangrove yang lebih efisien dan modern. Pemanfaatan listrik dan sistem digital memungkinkan proses berjalan lebih optimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Mamit di Cilacap, Selasa (6/5/2026).

Read also:  Rincian Proyek PLTS PLN 1,225 GW Lewat Skema GIGA ONE, Target COD 2029

Ia menjelaskan sistem IoT memungkinkan proses penyiraman dilakukan secara otomatis dan terjadwal, serta dapat dipantau melalui telepon genggam. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi pekerjaan manual, dan menjaga kualitas bibit secara lebih konsisten.

“Bapak-bapak tidak perlu lagi repot setiap hari menyiram, cukup dimonitor dari HP karena sistemnya sudah diatur mengikuti pola pasang surut air,” katanya.

Read also:  Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir. Mangrove dinilai memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menyerap karbon, serta menjaga keseimbangan ekosistem pantai.

Selain aspek lingkungan, pengembangan pembibitan mangrove juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui produksi bibit dan pengolahan produk turunan mangrove.

Sekretaris Camat Adipala, Subianto, menyambut positif program tersebut dan berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan untuk mendukung ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan di wilayah pesisir,” ujarnya.

Read also:  Dukung Green Mining, PLN Teken Perjanjian Pasok Listrik Hijau ke Sektor Tambang

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan Wana Lestari, Jaban Sukarto, mengatakan digitalisasi pembibitan membantu meringankan pekerjaan kelompok tani sekaligus meningkatkan kualitas bibit mangrove yang dihasilkan.

“Dengan adanya sistem listrik dan digitalisasi ini, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan teratur. Kami juga lebih percaya diri dalam menghasilkan bibit yang berkualitas dan siap tanam,” kata Jaban.

Ia menambahkan program tersebut turut membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha olahan mangrove seperti keripik, sirup, selai, dodol, dan sabun. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina dan LanzaTech Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Rendah Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menggandeng LanzaTech untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon melalui pengolahan sampah perkotaan menjadi bahan bakar berbasis teknologi waste to...

Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

Ecobiz.asia — Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral penting untuk transisi energi, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral...

BKI dan PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menjajaki kerja sama strategis dengan PT PLN Indonesia Power melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan...

SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Sukabumi, Libatkan 1.000 Warga di Lima Desa

Ecobiz.asia — SCG memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kabupaten Sukabumi melalui pembangunan fasilitas pemilahan dan dukungan operasional, yang telah berkontribusi pada pengelolaan...

PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional...

TOP STORIES

Pertamina, LanzaTech Explore Waste-to-Fuel Development for Low-Carbon Energy

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) and LanzaTech have signed a partnership to explore low-carbon energy solutions by converting urban waste into fuel through waste-to-fuel...

ASPEBINDO dan APLCNGI Dorong Pemanfaatan CNG-LNG untuk Kurangi Impor LPG

Ecobiz.asia – Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) bersama Asosiasi Perusahaan Liquefied & Compressed Natural Gas Indonesia (APLCNGI) mendorong optimalisasi pemanfaatan compressed...

Gakkum Kehutanan Proses Hukum Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menyerahkan tersangka H (22) beserta barang bukti kasus pembalakan liar dan pengangkutan kayu ilegal yang diduga berasal...

Pertamina dan LanzaTech Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Rendah Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menggandeng LanzaTech untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon melalui pengolahan sampah perkotaan menjadi bahan bakar berbasis teknologi waste to...

Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

Ecobiz.asia — Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral penting untuk transisi energi, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral...