Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 15 April 2026 di area operasi ST-220, Dusun Silvaduta, Sangatta Selatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Balai Taman Nasional Kutai, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Dalam aksi tersebut, perusahaan menanam sebanyak 333 pohon dari berbagai jenis, seperti mahang damar, meranti, laban, trembesi, mahoni, dan ulin yang dinilai memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap emisi karbon.
Pjs Field Manager PEP Sangatta Field, Radhintya Danas, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.
“Kegiatan Aksi Cinta Bumi ini menjadi langkah penting dari upaya bersama untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis (23/4/2026).
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan melalui kampanye pengurangan sampah plastik, termasuk penggunaan botol minum pribadi dan penyediaan konsumsi ramah lingkungan.
Camat Sangatta Selatan, Dewi, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh PEP Sangatta Field. Tidak semua instansi mengingat Hari Bumi, namun hari ini dibuktikan dengan kontribusi nyata Pertamina dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip keberlanjutan di sektor hulu migas.
“Program ini merupakan salah satu kegiatan yang kami laksanakan sebagai wujud komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan untuk mendukung operasi hulu migas yang selamat, andal, ramah lingkungan, serta patuh terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Dalam lima tahun terakhir, Pertamina Hulu Indonesia bersama anak usaha dan afiliasinya telah menanam lebih dari 600 ribu pohon di wilayah operasi Kalimantan sebagai bagian dari upaya konservasi dan pengurangan emisi karbon. ***



