Wamen ESDM Soroti Kerja Sama Energi Bersih RI-Rusia di Forum SKB ke-14

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia dan Federasi Rusia memperkuat kerja sama strategis di sektor energi dan sumber daya mineral dalam rangkaian Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik yang berlangsung di Kazan, Rusia.

Dalam forum tersebut, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada pertemuan bilateral yang dipimpin bersama First Deputy Prime Minister Federasi Rusia Denis Manturov.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk energi, hilirisasi industri, investasi, dan pengembangan teknologi.

Dalam pertemuan terbatas Co-Chairs SKB RI-Rusia, Yuliot menyampaikan perkembangan kerja sama sektor energi antara Indonesia dan Rusia, mulai dari rencana pembelian minyak, pengembangan ladang migas, proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, hingga kerja sama energi nuklir untuk tujuan damai.

Read also:  Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

Sementara itu, pada sesi pleno SKB ke-14 RI-Rusia, Yuliot menekankan pentingnya penguatan investasi dan transfer teknologi energi untuk mendukung ketahanan energi nasional dan percepatan transisi energi bersih.

“Kerja sama di sektor energi dengan Rusia telah menghasilkan berbagai komitmen investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi, kilang minyak, ketenagalistrikan berbasis energi baru terbarukan, termasuk rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir modular kecil,” ujar Yuliot di Kazan, Rusia, Selasa (12/5/2026) waktu setempat.

Read also:  NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan energi, baik untuk bahan bakar minyak maupun pasokan listrik nasional.

Yuliot juga memaparkan target pengembangan energi bersih Indonesia sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Dalam dokumen tersebut, pemerintah menargetkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 70 gigawatt (GW), dengan sekitar 40 GW atau 62 persen berasal dari energi baru terbarukan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan dua unit pembangkit listrik tenaga nuklir dengan total kapasitas 500 megawatt (MW).

Read also:  Indonesia, Japan Strengthen Environmental Diplomacy Amid Global Challenges

Rangkaian pertemuan SKB ke-14 RI-Rusia menghasilkan Agreed Minutes yang memuat sejumlah tindak lanjut kerja sama di sektor energi dan sumber daya mineral. Pembahasan mencakup peluang kerja sama minyak dan gas bumi, LNG dan LPG, pengembangan energi baru terbarukan, energi nuklir untuk tujuan damai, hilirisasi dan metalurgi mineral, hingga standardisasi industri migas dan energi.

Forum SKB RI-Rusia menjadi mekanisme resmi kedua negara untuk mengevaluasi dan memperluas kerja sama bilateral di sektor strategis, termasuk penguatan diplomasi energi Indonesia guna mendukung ketahanan energi nasional dan pengembangan industri berbasis energi bersih. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Gakkum ESDM Bongkar Dugaan Tambang Ilegal di Gunung Botak, Tenaga Kerja Asing Terlibat

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM (Ditjen Gakkum ESDM) membongkar dugaan praktik pertambangan emas ilegal...

Link Download PP 24 Tahun 2026, Ekspor Komoditas SDA Satu Pintu

Ecobiz.asia - Berikut ini link download Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. PP ini mengatur ekspor...

Danantara Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan, Asal Tak Ada Under Invoicing

Ecobiz.asia – Danantara Indonesia menegaskan pelaksanaan kebijakan tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis akan tetap menjaga kepastian berusaha...

Maluku Utara Dorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan di Tengah Sorotan Pasar Global

Ecobiz.asia — Maluku Utara mulai memosisikan diri sebagai referensi baru hilirisasi nikel berkelanjutan di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap rantai pasok mineral kritis...

Perdagangan Gading Gajah Ilegal di Bali Terungkap Lewat Patroli Siber Kemenhut

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) menuntaskan pemberkasan perkara dugaan perdagangan ilegal gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali. Berkas...

TOP STORIES

Gakkum ESDM Bongkar Dugaan Tambang Ilegal di Gunung Botak, Tenaga Kerja Asing Terlibat

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM (Ditjen Gakkum ESDM) membongkar dugaan praktik pertambangan emas ilegal...

Environmental Ethics, Tantangan dan Harapan

Oleh : Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat IGRK MPV, Deputi Bidang PPI TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia - Dalam pernyataan perdananya pada...

Link Download PP 24 Tahun 2026, Ekspor Komoditas SDA Satu Pintu

Ecobiz.asia - Berikut ini link download Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. PP ini mengatur ekspor...

Danantara Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan, Asal Tak Ada Under Invoicing

Ecobiz.asia – Danantara Indonesia menegaskan pelaksanaan kebijakan tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis akan tetap menjaga kepastian berusaha...

PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk...