Verra Setujui Polis Asuransi Artio untuk Kelola Risiko Reversal Kredit Karbon

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Verra menyetujui penggunaan polis asuransi yang disediakan Artio dalam program Durability Pilot untuk memberikan pilihan pendekatan berbasis asuransi dalam mengelola risiko reversal pada proyek karbon. Persetujuan tersebut menambah pilihan bagi pengembang proyek yang mengikuti program untuk mengelola risiko hilangnya karbon yang sebelumnya telah dikreditkan.

Verra mengumumkan persetujuan tersebut pada 25 Agustus 2026. Menurut Verra, polis Artio telah memenuhi kriteria asuransi yang ditetapkan untuk Durability Pilot dan dapat digunakan oleh proyek yang memilih jalur berbasis asuransi dalam program tersebut.

Untuk menggunakan mekanisme tersebut, pengembang atau pengelola proyek terlebih dahulu harus menyampaikan expression of interest kepada Verra dan memperoleh persetujuan untuk mengikuti Durability Pilot. Proyek yang telah mengikuti program dan ingin menggunakan polis Artio dapat menghubungi penyedia asuransi tersebut secara langsung.

Read also:  PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Durability Pilot diluncurkan Verra pada Desember 2025 untuk menguji berbagai pendekatan dalam menangani isu durability atau ketahanan penyimpanan karbon pada proyek yang terdaftar dalam Verified Carbon Standard (VCS) Program.

Program tersebut mencakup proyek dalam kategori Agriculture, Forestry, and Other Land Use (AFOLU) serta Geological Carbon Storage (GCS). Proyek yang mengikuti pilot dapat memilih pendekatan berbasis dana (fund-based pathway) atau berbasis asuransi (insurance-based pathway) sebagai alternatif terhadap pooled buffer account.

Read also:  Bioekonomi Bisa Menjadi Jalan Menjaga Hutan, KPH Tak Boleh Menunggu

Dalam perdagangan karbon, reversal merujuk pada kondisi ketika karbon yang sebelumnya tersimpan atau manfaat pengurangan emisi yang telah dikreditkan tidak lagi bertahan sebagaimana yang diharapkan. Karena itu, pengelolaan risiko reversal menjadi bagian dari upaya menjaga durability kredit karbon.

Melalui pendekatan berbasis asuransi, proyek dapat menggunakan polis yang telah memenuhi kriteria Verra untuk memberikan perlindungan terhadap risiko reversal yang tercakup dalam polis. Mekanisme perlindungan tersebut berjalan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam polis asuransi.

Read also:  PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Persetujuan polis Artio juga memperluas pilihan penyedia asuransi bagi proyek yang mengikuti Durability Pilot. Sebelumnya, Verra telah menyetujui polis dari penyedia lain untuk digunakan dalam program tersebut.

Namun, mekanisme asuransi tersebut masih berada dalam tahap uji coba. Verra belum menjadikannya sebagai pengganti permanen terhadap mekanisme pengelolaan risiko yang telah digunakan dalam program VCS.

Melalui Durability Pilot, Verra akan mengevaluasi penerapan pendekatan berbasis dana dan asuransi dalam mengelola risiko durability. Hasil pelaksanaan pilot selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan mekanisme pengelolaan risiko durability dalam program VCS. *** Jadita Banjar Nahor

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kemenhut Perkuat Kompetensi SDM untuk Jaga Integritas Pasar Karbon

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari upaya membangun pasar karbon kehutanan yang berintegritas, menyusul penguatan...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Kemenhut Hitung Emisi Karbon Dampak Karhutla, Menhut: Kami Tekan di Bawah Benchmark 2015

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan menghitung emisi gas rumah kaca yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026 sebagai bagian dari...

Pertamina dan IBC Jajaki Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) menjajaki pengembangan ekosistem industri baterai terintegrasi, termasuk Battery Energy Storage System (BESS), daur...

Kemenhut Perkuat Pemahaman CCPs untuk Bangun Pasar Karbon Berintegritas

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan memperkuat kapasitas pemangku kepentingan dalam memahami Core Carbon Principles (CCPs) sebagai bagian dari upaya membangun pasar karbon Indonesia yang kredibel,...

TOP STORIES

Singapore, Laos Sign Carbon Credit Deal, Set Corresponding Adjustment Mechanism

Ecobiz.asia — Singapore and Laos have signed an implementation agreement to establish a legally binding framework for carbon credit collaboration under Article 6 of...

UNEP: World Set to Cross 1.5°C Warming, Return Below Threshold Still Possible

Ecobiz.asia — Global temperatures are likely to exceed the 1.5°C warming threshold within the next few years, increasing climate risks and impacts, but the...

PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Ecobiz.asia -- Transformasi bisnis PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis inti pembangkitan mendapat pengakuan melalui dua...

Pemerintah Siapkan Panduan ESG untuk Perkuat Daya Saing Industri Mineral Kritis

Ecobiz.asia -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan World Resources Institute (WRI) Indonesia menindaklanjuti hasil...

TBS Receives Indonesia’s First Green Equity Transition Designation

Ecobiz.asia — PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) has become the first company to receive the Green Equity Transition designation from the Indonesia Stock...