Vanda RE Gandeng LONGi Pasok 1 GW Panel Surya untuk Proyek PLTS di Kepulauan Riau

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Vanda RE, perusahaan patungan antara Gurīn Energy dan Gentari, menandatangani perjanjian pasokan dengan LONGi Green Energy Technology Co Ltd untuk menyediakan hingga 1 gigawatt (GW) modul surya fotovoltaik (PV) bagi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan penyimpanan energi skala besar di Kepulauan Riau, Indonesia.

Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan koridor ekonomi hijau antara Indonesia dan Singapura, yang mencakup kapasitas panel surya sebesar 2 GWp dan sistem penyimpanan baterai 4,4 GWh. 

Read also:  PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

Panel surya yang digunakan dirancang untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai regulasi pemerintah Indonesia.

Baca juga: Industri Modul Surya di Indonesia, CTIS: Ada Peluang Besar Penuhi Permintaan Global

Kerja sama ini tidak hanya memperkuat rantai pasok teknologi energi bersih di Indonesia, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional sebagai tujuan investasi sektor hijau.

“Kami senang dapat bermitra dengan LONGi, perusahaan teknologi surya terkemuka, melalui perusahaan joint venture kami, Vanda RE,” ujar Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy dikutip Kamis (15/5/2025). 

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi Gurīn Energy untuk mempercepat transisi energi di Asia.

Presiden LONGi APAC, Frank Zhao, menyebut kemitraan ini sebagai bentuk dukungan terhadap transisi energi di Asia dan penguatan industri lokal. 

Baca juga: PLN dan Masdar Tandatangani MoU Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Indonesia

Read also:  PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

“Proyek ini menunjukkan bagaimana energi terbarukan berskala besar dapat mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja hijau, dan mempererat kemitraan lintas negara,” ujarnya.

Proyek Vanda RE di Kepulauan Riau menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya Indonesia membangun posisi sebagai pusat teknologi ramah lingkungan regional dan menyediakan energi berkelanjutan untuk kebutuhan domestik maupun ekspor ke Singapura. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...