Transformasi Layanan kepada Publik, Badan Geologi Hadirkan Aplikasi GeoMap Up-Scale dan Perpustakaan Digital

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Badan Geologi Kementerian ESDM meluncurkan dua inovasi yaitu GeoMap Up-Scale dan Aplikasi Web Perpustakaan. 

Aplikasi GeoMap Up-Scale merupakan layanan berbasis web yang memberikan akses gratis ke peta-peta geologi yang dihasilkan Badan Geologi. 

“Peta-peta ini dapat bermanfaat memberikan pelayanan untuk menunjang dalam menyusun rencana pembangunan nasional, dalam menyusun penataan ruang, pengendalian lingkungan dan infrastruktur, mitigasi bencana, edukasi dan lain sebagainya” jelas Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid pada Peluncuran Aplikasi GeoMap Upscale dan Perpustakaan Geologi di Bandung, Jumat, 4 Oktober 2024.

Baca juga: Survei: Publik Setuju Pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinilai Lebih Fokus

Read also:  Kemenhut Lepasliarkan Lima Orangutan ke Taman Nasional Betung Kerihun, Sudah Lulus Sekolah Hutan

GeoMap Up-Scale menghadirkan berbagai fitur terbaru, seperti peningkatan jumlah tema peta dari 12 menjadi 60 dan jumlah koleksi peta dari 4.882 menjadi 6.569 peta. 

Terdapat beberapa tema peta, mulai dari Peta Geologi, Peta Patahan Aktif, Peta Potensi Batubara, Peta Potensi Mineral Bukan Logam, Peta Wilayah Rawan Bencana Gempa Bumi Indonesia, Peta Hidrogeologi, Peta Cekungan Air Tanah, Peta Sebaran Sedimen Dasar Laut, Peta Sumber Daya Mineral Kelautan Indonesia dll.  

Aplikasi ini dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga sektor industri.

Read also:  Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Padam, Operasi Pemadaman Darat hingga Water Bombing Digencarkan

Sementara itu, aplikasi web perpustakaan memungkinkan pengguna untuk mengakses koleksi geologi dari berbagai satuan kerja di Badan Geologi secara daring selama 24 jam. 

Aplikasi ini merupakan wujud komitmen Badan Geologi untuk mempermudah akses publik terhadap informasi geologi.

Aplikasi web perpustakaan Geologi menyediakan akses ke koleksi yang terintegrasi dari berbagai pusat, seperti Pusat Survei Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dan Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi. 

Read also:  Indonesia Raih Pendanaan Iklim US$9 Juta dari GCF untuk Perkuat Ketahanan Pesisir Jawa Tengah

Baca juga: Investasi Berkelanjutan di Tanah Air Meningkat, PLN Siap Layani Kebutuhan Energi Bersih

Selain itu, aplikasi ini juga akan terus dikembangkan, termasuk fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk berkonsultasi langsung dengan pustakawan secara daring. 

Akses pengguna dapat dilaksanakan secara daring melalui tautan https://geologi.esdm.go.id/perpustakaan/.

“Perkembangan teknologi dan informasi menuntut kita untuk melakukan digitalisasi pelayanan publik yang berkualitas dan adapatif. Aplikasi layanan GeoMap dan Perpustakaan Geologi saya harapkan menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik dalam bentuk penyedian berbagai tema peta,” pungkas Wafid. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Indonesia Serukan Penguatan Perdagangan Hasil Hutan Lestari di Forum Kehutanan APEC

Ecobiz.asia – Indonesia mendorong penguatan perdagangan hasil hutan yang legal dan berkelanjutan serta mengajak negara-negara anggota APEC memperkuat kolaborasi konservasi mangrove melalui World Mangrove...

KLH Rekomendasikan Penataan Ulang Tata Ruang Sumatra, Cegah Bencana Banjir Berulang

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menemukan jutaan hektare kawasan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memerlukan penataan ulang tata...

Indonesia Luncurkan Empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Basis Data Pembangunan Berkelanjutan Makin Kuat

Ecobiz.asia – Pemerintah meluncurkan empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Indonesia untuk wilayah Bali–Nusa Tenggara, Jawa, Maluku, dan Papua sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan dan...

Indonesia Siapkan 93 Proyek Hidrogen Senilai Rp32 Triliun untuk Dekarbonisasi Industri dan Transportasi

Ecobiz.asia – Pemerintah mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen nasional melalui 93 proyek dengan nilai investasi sekitar Rp32 triliun untuk mendukung dekarbonisasi sektor industri, transportasi, dan...

Survei Terbaru Kemenhut Ungkap Populasi Orangutan Sumatera dan Orangutan Tapanuli, Kondisi Rentan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap hasil survei populasi terbaru yang menunjukkan populasi Orangutan Sumatera (Pongo abelii) diperkirakan mencapai 11.694 individu, sedangkan Orangutan Tapanuli...

TOP STORIES

Indonesia Advances Forest Certification Reform with SVLK–PEFC Combined Audit

Ecobiz.asia – Indonesia's Ministry of Forestry has partnered with the Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC)/Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) to develop...

PGE Bukukan Laba Bersih Tumbuh 15,48%, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 15,48 persen sekaligus menegaskan komitmennya mempercepat pengembangan panas bumi nasional. Perseroan...

Backed by Japan’s JCM, Indonesia Breaks Ground on Landmark Waste-to-Energy Project

Ecobiz.asia - Indonesia broke ground on the Legok Nangka waste-to-energy plant in West Java, the country's first waste-to-energy project developed under a public-private partnership...

PHM Ubah Limbah Makanan Menjadi Pendorong Ekonomi Sirkular di Pesisir Kalimantan Timur

Ecobiz.asia -- Praktik ekonomi sirkular semakin menunjukkan perannya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor industri. PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menghadirkan salah satu contohnya...

Indonesia Serukan Penguatan Perdagangan Hasil Hutan Lestari di Forum Kehutanan APEC

Ecobiz.asia – Indonesia mendorong penguatan perdagangan hasil hutan yang legal dan berkelanjutan serta mengajak negara-negara anggota APEC memperkuat kolaborasi konservasi mangrove melalui World Mangrove...