Temukan Cadangan Baru, PHE Tegaskan Komitmen Jaga Produksi Migas

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan produksi migas nasional lewat temuan sumber daya baru hasil eksplorasi di berbagai wilayah. Hal ini disampaikan Direktur Utama PHE Chalid Said Salim dalam perayaan HUT ke-18 PHE, di Jakarta, Senin (30/6/2025).

“Dari kegiatan eksplorasi yang membentang dari Barat hingga Indonesia Timur, kami berhasil menemukan sumber daya besar. Ini menjadi kontribusi nyata bagi peningkatan produksi migas nasional,” kata Chalid.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

PHE juga mencatat kinerja keuangan solid sepanjang tahun lalu. Perusahaan membukukan laba sebesar 3 miliar dolar AS atau setara Rp 48–50 triliun. “PHE saat ini merupakan kontributor utama bagi kinerja keuangan Pertamina,” ujarnya.

Baca juga: Sukseskan Swasembada Energi, PHE Catat Pertumbuhan Produksi Migas dalam Tiga Tahun Terakhir 

Komisaris Utama PHE Rinaldi Firmansyah menekankan pentingnya memperkuat cadangan migas jangka panjang melalui peningkatan investasi eksplorasi. “Urat nadi perusahaan hulu migas adalah cadangan. Kita harus terus mencari sumber daya baru,” tegasnya.

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Todotua Pasaribu, mengapresiasi capaian Subholding Upstream dan menilai eksplorasi serta peningkatan produksi sebagai kunci menjadikan unit ini sebagai penghasil pendapatan strategis Pertamina.

PHE kini mengusung strategi pertumbuhan ganda: memaksimalkan bisnis migas konvensional sambil membangun bisnis rendah karbon. “Target kami, pada 2029 low carbon sudah menjadi lini bisnis baru PHE,” kata Chalid.

Baca juga: Tekan Emisi Migas, PHE Kembangkan Teknologi CCS Berkapasitas penyimpanan mencapai 7,3 Gigaton CO2

Read also:  Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Dalam operasionalnya, PHE mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016. Perusahaan juga menegaskan komitmen pada kebijakan zero tolerance terhadap penyuapan dan fraud.

Dengan portofolio operasi di dalam dan luar negeri, PHE berupaya menjadi perusahaan migas kelas dunia yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan menjunjung tata kelola yang baik. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

Lulus Diklat, 586 Polisi Kehutanan Langsung Terjun ke Tapak Dukung Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia — Sebanyak 586 personel Polisi Kehutanan (Polhut) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama 60 hari dan disiapkan untuk memperkuat perlindungan hutan, penegakan hukum, serta...

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

Sang Hyang Seri dan Legasi Alam Kembangkan Biochar, Bidik Peluang Perdagangan Karbon

Ecobiz.asia – PT Sang Hyang Seri (Persero) menjajaki pengembangan teknologi biochar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang perdagangan karbon melalui penyimpanan karbon jangka...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...