Prabowo Bahas Energi Bersih dengan Kaisar Jepang, RI-Jepang Jajaki Kerja Sama Strategis

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melakukan pembahasan tentang pengembangan energi bersih dalam pertemuan kenegaraan dengan Kaisar Jepang Naruhito sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis kedua negara.

Presiden Prabowo telah berangkat ke Tokyo, Jepang pada Minggu (29/3/2026), didampingi sejumlah Menteri, salah satunya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Read also:  Menhut Ungkap Pengaruh BP-GMN terhadap Konsesi PBPH dan Perkebunan di Lahan Gambut

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan kerja sama energi, khususnya pengembangan energi bersih, menjadi fokus dalam pertemuan tersebut.

“Ada beberapa kerja sama yang dibahas, termasuk di sektor energi untuk pengembangan energi bersih yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pertemuan dengan Kaisar Jepang, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan pemerintah Jepang untuk membahas peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari investasi, energi, kelautan hingga digital.

Read also:  PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut lawatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan kedua negara di tengah dinamika global.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang,” ujarnya.

Pemerintah menilai kolaborasi dengan Jepang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional, termasuk melalui pengembangan teknologi dan investasi di sektor energi bersih.

Read also:  RSPO Perketat Pantauan Karhutla di Perkebunan Bersertifikat, Telusuri Penyebab Kebakaran

Lawatan ini juga menjadi bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat posisi strategis di kawasan Asia Timur, dengan mendorong realisasi kerja sama konkret yang saling menguntungkan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...

Kemenhut Tanggapi Kritik Greenpeace Soal Karhutla, Beberkan Operasi Pemadaman hingga Sanksi ke Perusahaan

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menanggapi kritik Greenpeace Indonesia dengan menegaskan bahwa anggapan pemerintah tidak bertindak dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak...

Pusat Data Butuh Tambahan 20 GW, Bahlil Siapkan Energi Bersih untuk Batam–Karimun–Bintan

Ecobiz.asia — Indonesia membutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 20 gigawatt (GW) untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pusat data. Pemerintah menyiapkan Batam, Karimun, dan Bintan sebagai...

Transmisi Jadi Tantangan, PLN Sebut Butuh Investasi Rp3.400 Triliun Untuk Transisi Energi

Ecobiz.asia — Pembangunan jaringan transmisi menjadi salah satu tantangan utama transisi energi Indonesia karena sumber energi dan pusat permintaan listrik tersebar di wilayah berbeda....

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...