PHE Raih Gold Rank di Asia Sustainability Report Rating 2024, Refleksi Kinerja Bekerlanjutan Perusahaan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil meraih penghargaan Gold Rank dalam ajang Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2024 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR). 

Hal itu berkat peningkatan Kriteria Disclosures in Accordance sesuai Global Reporting Initiatives (GRI). 

Ini merupakan tahun kedua berturut-turut PHE meraih Gold Rank dengan peningkatan kriteria dari with reference menjadi in accordance dengan standar internasional GRI dan Peraturan OJK. Gold Rank ini merupakan bukti komitmen PHE terhadap operasi bisnis berkelanjutan.

Baca juga: Raih Silver pada Ajang The 20th ASRRAT 2024, Patra Drilling Contractor Terus Inovasi Program Keberlanjutan

Direktur Keuangan dan Investasi PHE Dannif Danusaputro menuturkan, pencapaian ini menunjukkan bahwa Laporan Berkelanjutan PHE merefleksikan kinerja dan komitmen PHE dalam melalukan kegiatan operasi bisnis dan keuangan secara berkelanjutan dengan menjunjung tinggi aspek Environment, Social and Governance (ESG). 

Read also:  Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

“Prestasi ini memberikan semangat bagi PHE untuk terus melanjutkan penerapan operasi bisnis dan keuangan berkelanjutan di masa depan,” ujarnya, dikutip Senin (13/1/2025).

Penganugerahan Gold Rank ASRRAT 2024 telah digelar di Jakarta pada 21 November 2024 lalu. ASRRAT 2024 adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan dan institusi yang menunjukkan komitmen serta kualitas dalam laporan keberlanjutan mereka. 

Penghargaan ini telah berlangsung selama 20 tahun dan diikuti oleh berbagai peserta dari sektor-sektor yang berbeda, termasuk institusi/badan pemerintah, perusahaan swasta, publik, dan institusi pendidikan tinggi.

Read also:  PDC Latih Warga Rokan Hilir Olah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Baca juga: Raih Platinum di Ajang ASRRAT 2024, PLN Nusantara Power Buktikan Komitmen pada Keberlanjutan

Lebih lanjut Dannif mengatakan, penghargaan ASRRAT 2024 ini diraih berkat komitmen PHE menjalankan bisnis berdasarkan prinsip berkelanjutan, yang dilaporkan secara transparan dan akuntabel melalui Laporan Keberlanjutan. 

ASRRAT adalah ajang penghargaan bagi lembaga yang berhasil mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan kepada pemangku kepentingan melalui laporan keberlanjutan yang baik.

Sebagai pionir perusahaan minyak dan gas berkelanjutan di Indonesia, PHE terus memperkuat komitmen dalam penerapan prinsip berkelanjutan melalui penetapan framework dan roadmap ESG yang menjadi contoh bagi perusahaan migas dalam mengembangkan inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola operasional. 

Read also:  ESGIN Bidik Investasi Proyek Ekonomi Hijau Pertanian dan Industri Tapioka di Lampung

PHE juga telah mempersiapkan roadmap ESG, memperkuat infrastruktur pendukung, serta menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emission (NZE). 

Kontribusi PHE secara langsung adalah dengan memberikan produksi migas untuk ketahanan Energi Nasional yang menjunjung tinggi aspek ESG, mematuhi peraturan lingkungan, serta meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial. 

Komitmen PHE dalam menciptakan bisnis berbasis ESG terlihat dari pencapaian ESG Rating Sustainalytics 21,5 pada tahun 2023 dan ESG Rating MSCI BBB pada tahun 2024. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...

TOP STORIES

Menteri LH Teken Aturan Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Link Download PermenLH No 11 Tahun 2026

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat menetapkan aturan baru perdagangan karbon sektor limbah melalui Peraturan Menteri Lingkungan...

Indonesia Looks to Climate Finance to Unlock 100 GW Solar Ambition

Ecobiz.asia – Indonesia is looking to international climate finance and private capital to help turn its 100 GW solar ambition into investment projects, as...

GIZ: Indonesia Faces 3.8 GW Annual Renewable Buildout Gap as Procurement Stalls

Ecobiz.asia – Indonesia needs to accelerate annual renewable power additions by around 3.8 GW to stay on track with its latest electricity supply plan,...

Indonesia’s Cheap Gas Recipients Still Lag on Energy Efficiency

Ecobiz.asia – Only 41 of 164 Indonesian companies receiving special natural gas prices and consuming more than 4,000 tonnes of oil equivalent (TOE) a...

Presiden Prabowo Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan, Perkuat Operasi Pemadaman

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat fenomena...