Pertamina Trans Kontinental Genjot Ekspansi Global Berbasis ESG

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), memperkuat komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam rencana ekspansi ke pasar internasional. Salah satu langkah utama perusahaan adalah melakukan peremajaan armada dan menyiapkan kapal-kapalnya agar memenuhi standar operasional berkelanjutan di tingkat global.

Direktur Utama PTK, I Ketut Laba, menyampaikan bahwa transformasi armada menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang. Ia menyebut bahwa penerapan prinsip ESG bukan hanya respons terhadap regulasi global, tetapi juga strategi untuk meningkatkan daya saing pelayaran nasional.

Read also:  PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

“ESG bukan hanya kewajiban moral, tapi kebutuhan industri. Pasar internasional menuntut standar keberlanjutan, dan kami sedang menyiapkan armada untuk memenuhi tuntutan tersebut,” ujarnya dalam diskusi Market Outlook for Shipping di ajang Indonesia Maritime Week 2025, di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Baca juga: Upaya Dekarbonisasi PIS untuk Mengejar Target Nol Emisi Karbon

Ketut menjelaskan bahwa sejumlah kapal yang saat ini masih beroperasi telah berusia lebih dari 25 tahun, sehingga peremajaan menjadi prioritas untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi. Peremajaan armada juga membuka peluang untuk penerapan teknologi ramah lingkungan dalam sistem navigasi, bahan bakar, dan manajemen operasional kapal.

Read also:  Industri Mulai Lirik PLTS, Biaya dan dan Regulasi Jadi Batu Sandungan

“Kami ingin menghadirkan armada yang lebih efisien secara energi, rendah emisi, dan mendukung transisi energi hijau yang sedang berlangsung,” kata Ketut.

Selain modernisasi armada, PTK juga menargetkan ekspansi ke rute-rute global guna memperkuat posisi pelayaran Indonesia dalam rantai pasok energi internasional. Ketut menyebut ekspansi ini juga dimaksudkan sebagai upaya pembelajaran untuk meningkatkan standar operasional domestik melalui pengalaman internasional.

Baca juga: Perkuat Pelayanan Pelabuhan untuk Angkutan Energi, PIS dan Pelindo Perpanjang Kerja Sama

Read also:  PDC Perkuat Usaha Tempe Santri di Indramayu, Produksi Tembus 3 Ton per Bulan dan Pasok MBG

“Kapal-kapal yang kami operasikan di luar negeri akan menjadi sarana pembelajaran. Pengalaman itu akan kami bawa kembali untuk meningkatkan layanan dan efisiensi di pasar domestik,” tambahnya.

Lebih lanjut, PTK mendorong kolaborasi lintas sektor dengan pelaku industri pelayaran nasional, termasuk pemilik kapal, operator pelabuhan, dan penyedia jasa maritim lainnya, untuk bersama-sama membangun ekosistem pelayaran yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.

“Kami percaya, daya saing pelayaran Indonesia hanya bisa tumbuh jika seluruh ekosistemnya mengedepankan prinsip ESG,” tutupnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLTA Batang Toru Mulai Penggenangan, Siapkan Tambahan Kapasitas 510 MW

Ecobiz.asia -- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mulai memasuki tahap penggenangan waduk...

Pertamina Dorong B50 untuk Kurangi Impor Solar dan Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) mendorong diversifikasi sumber energi melalui pemanfaatan bahan bakar nabati, termasuk biodiesel B50, untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan...

Dari Hidrogen Hijau hingga PLTGU, PLN NP Bekali Calon Pemimpin dengan Perspektif Transisi Energi

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkenalkan berbagai inovasi teknologi energi bersih dan praktik pengelolaan pembangkitan kepada 40 peserta Program Presiden untuk...

Ceria Corp Alirkan Air ke Sawah Terdampak Kemarau di Kolaka, Perkuat Sarana Pengairan

Ecobiz.asia – PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) mengalirkan air ke sekitar 55 hektare persawahan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk membantu...

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

TOP STORIES

Geger! Tengkorak Diduga Orangutan Ditemukan di Areal Bernilai Konservasi Tinggi Kebun Sawit PT KAL

Ecobiz.asia – Tim gabungan lintas instansi mengevakuasi tengkorak yang diduga milik orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dari areal bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) perkebunan...

PLTA Batang Toru Mulai Penggenangan, Siapkan Tambahan Kapasitas 510 MW

Ecobiz.asia -- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mulai memasuki tahap penggenangan waduk...

Pertamina Dorong B50 untuk Kurangi Impor Solar dan Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) mendorong diversifikasi sumber energi melalui pemanfaatan bahan bakar nabati, termasuk biodiesel B50, untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan...

Gold Standard Luncurkan Metodologi G-RESET, Perluas Akses Pembiayaan Karbon untuk Proyek Energi Terbarukan

Ecobiz.asia – Lembaga standar karbon Gold Standard meluncurkan metodologi Grid-Connected Renewables, Storage and Energy Transition (G-RESET) untuk memperluas akses sertifikasi kredit karbon bagi proyek...

Soroti Perdagangan Karbon, Wamenhut Bicara Soal Transformasi Ekonomi Kehutanan Saat Dies Natalis Fahutan UGM

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan mendorong transformasi ekonomi kehutanan dengan mengoptimalkan potensi biodiversitas dan jasa ekosistem, termasuk perdagangan karbon, untuk meningkatkan nilai ekonomi hutan sekaligus...