Pertamina Hulu Energi Dapatkan Pembiayaan 1,2 Miliar Dolar AS dari Empat Bank Internasional

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas, memperoleh fasilitas pembiayaan senilai 1,2 miliar dolar AS dari empat bank internasional melalui penandatanganan perjanjian Revolving Credit Facility (RCF) bilateral.

Empat bank yang memberikan pembiayaan tersebut adalah PT Bank Mizuho Indonesia, MUFG Bank, Ltd., The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd (HSBC) Cabang Singapura, dan Bank of China (Hong Kong) Ltd Cabang Jakarta. Penandatanganan dilakukan di Jakarta sepanjang semester pertama 2025.

Read also:  Cair! Minat Pendanaan PSEL Melonjak, Danantara Himpun 34 Lembaga Keuangan Calon Pemberi Pinjaman

Fasilitas ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat stabilitas keuangan dan mendukung strategi pertumbuhan bisnis PHE, termasuk peningkatan fleksibilitas dalam pengelolaan likuiditas.

Baca juga: Program Konservasi PHR Kurangi Konflik Gajah-Manusia di Blok Rokan

“Penandatanganan RCF ini merupakan tonggak penting bagi kelangsungan operasional dan strategi pertumbuhan jangka panjang kami,” ujar Direktur Keuangan & Investasi PHE, Dannif Utojo Danusaputro, dikutip Jumat (27/6/2025).

Ia menambahkan, kerja sama ini memperkokoh struktur keuangan PHE dalam mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional.

Read also:  Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Perwakilan dari masing-masing bank turut hadir dalam penandatanganan, termasuk Ken Matsuo (President Director PT Bank Mizuho Indonesia), M Michael Sugirin (Managing Director MUFG Indonesia), Handojo Wibawanto Soetikno (Corporate Marketing Director Bank of China Hong Kong Jakarta Branch), serta perwakilan dari HSBC Singapura.

Baca juga: Medco targetkan mulai pengeboran dua sumur eksplorasi di Bonjol Sumatra Barat Juli 2025 

Selain memperkuat sisi keuangan, PHE menegaskan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan menjalankan operasional sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bersertifikat ISO 37001:2016 sebagai bagian dari komitmen Zero Tolerance on Bribery.

Read also:  PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

Dengan pembiayaan ini, PHE menegaskan kesiapan menghadapi dinamika industri migas sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan hulu migas kelas dunia yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...