Pertamina Hijaukan Hutan Lombok, Dorong Kemandirian Energi dan Ekonomi Desa

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui program perhutanan sosial di Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi transisi energi bersih berbasis desa yang juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Sejak 2023, Pertamina bermitra dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Lestari mengembangkan hutan seluas 96 hektare. Lebih dari 30 ribu pohon telah ditanam, menghidupkan kembali satu mata air yang sempat mengering, serta menjadikan kawasan yang dulunya rusak sebagai ruang edukasi dan produksi berbasis energi terbarukan.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Baca juga: Indonesia-Brasil Sinergi Bioenergi: Menuju Masa Depan Energi yang Berkelanjutan

“Program ini membuktikan bagaimana pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, Rabu (9/7/2025). Ia menyebut program ini layak dijadikan model nasional perhutanan sosial berbasis kemandirian.

Tokoh lokal Burhanudin menjadi motor penggerak warga dalam mengelola hasil hutan menjadi produk bernilai ekonomi seperti minyak kelapa, briket, dan keripik pisang. 

Bersama warga, ia juga membangun rumah produksi yang didukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 20 kWh—cukup menghemat biaya listrik hingga Rp14 juta per tahun dan menurunkan emisi karbon sebesar 8,59 ton CO₂eq.

Read also:  PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita menyatakan program ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan bisa dimulai dari desa, dikelola langsung oleh masyarakat. 

“Kami ingin mewujudkan transisi energi yang inklusif melalui pelestarian hutan berbasis kearifan lokal,” ujar Arya.

Baca juga: Permintaan Tinggi, Voluntary Carbon Market Perlu Diperkuat dengan Integritas dan Metodologi Nasional

Read also:  Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

Ia menambahkan, lebih dari 60 warga kini memiliki keterampilan dan pekerjaan tetap dari pelatihan pengolahan hasil hutan. 

Eduwisata yang dikembangkan juga menarik lebih dari 800 wisatawan tiap tahunnya, menopang ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menegaskan program ini mendukung target swasembada energi berbasis desa sebagaimana dicanangkan dalam agenda pembangunan nasional. 

“Masyarakat mendapat nilai ekonomi langsung dari hasil hutan dan aktivitas wisata. Ini bagian dari misi kami membangun ekosistem energi bersih dari desa,” kata Fadjar. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan jaringan logistik Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memasok gas ke pembangkit berkapasitas total 477...

MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadikan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebagai pijakan awal untuk membangun kapabilitas dan...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan...

TOP STORIES

Verra Launches Scope 3 Standard Program to Certify Value Chain Climate Action

Ecobiz.asia – Verra has launched its Scope 3 Standard (S3S) Program, a framework designed to quantify, verify and certify the climate outcomes of projects...

Pantauan Karhutla Kemenhut: Hotspot Kalteng dan Kalbar Turun Tajam, Sumsel Malah Naik

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun 400 titik menjadi 1.037 titik hingga Selasa (15/9/2026) malam....

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...