KLH-KKP Perkuat Sinergi Pengendalian Iklim Sektor Kelautan dan Perikanan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi pengendalian perubahan iklim di sektor kelautan dan perikanan, sebagai bagian dari upaya pencapaian target iklim nasional.

Penguatan sinergi itu dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH Ary Sudijanto dan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP A. Koswara, di sela kegiatan Ocean Climate Dialogue yang diselenggarakan KKP di Jakarta.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK), serta mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia melalui aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di wilayah pesisir dan laut.

Read also:  Dukung Capaian NDC, KLH/BPLH Jalin Kerja Sama dengan Hanns Seidel Foundation

Ary Sudijanto menegaskan sektor kelautan memiliki posisi strategis dalam agenda iklim nasional. Ia menyebut karakter Indonesia sebagai negara kepulauan menjadikan laut dan pesisir sebagai tumpuan utama pengendalian perubahan iklim.

“Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Lebih dari 70 persen wilayah kita adalah laut, dan lebih dari 60 persen penduduk tinggal di wilayah pesisir,” ujar Ary dalam pernyataannya, dikutip Kamis (19/2/2026).

Read also:  RI Undang Jepang Investasi Karbon Kehutanan, Skema JCM dan VCM

Menurutnya, potensi ekosistem pesisir seperti mangrove dan padang lamun membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadikan solusi berbasis laut sebagai bagian integral dari kebijakan iklim nasional.

Indonesia diketahui memiliki sekitar 20–25 persen dari total mangrove dunia serta tutupan lamun yang luas. Ekosistem tersebut berfungsi sebagai penyerap dan penyimpan karbon dalam jumlah besar, sekaligus melindungi pesisir, menjaga keanekaragaman hayati, dan memperkuat ketahanan masyarakat pesisir.

Sementara itu, A. Koswara menyatakan kerja sama ini sejalan dengan mandat KKP dalam memimpin aksi iklim di sektor kelautan dan perikanan, sebagaimana diatur dalam kebijakan nasional.

Read also:  Pemerintah Jajaki Kredit Karbon dan Biodiversity Credit untuk Biayai Pengelolaan Taman Nasional

“Mandat tersebut ditegaskan melalui Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional, yang menempatkan KKP sebagai penanggung jawab aksi iklim di sektor kelautan dan perikanan,” kata Koswara.

Melalui perjanjian ini, kedua kementerian berkomitmen memperkuat koordinasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan program pengendalian perubahan iklim sektor kelautan dan perikanan.

Selain mendukung pencapaian target NDC, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ekosistem laut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Dukung Capaian NDC, KLH/BPLH Jalin Kerja Sama dengan Hanns Seidel Foundation

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) dan arahan program dengan Hanns Seidel Foundation untuk periode 2026–2028...

RI Undang Jepang Investasi Karbon Kehutanan, Skema JCM dan VCM

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia mengundang Jepang untuk berinvestasi dalam ekonomi karbon sektor kehutanan sebagai bagian dari penguatan solusi berbasis alam (nature-based solutions) dalam menghadapi...

Fairatmos Soroti Tantangan Proyek Karbon Biru, Kembangkan Solusi Digital

Ecobiz.asia – Pengembang proyek dan pemilik aset di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan proyek karbon biru, terutama pada tahap awal penilaian dan...

Pengembangan SRUK Capai 90%, Registri Karbon Bakal Terintegrasi dengan Pasar Global

Ecobiz.asia – Pengembangan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) telah mencapai sekitar 90% dan akan segera memasuki tahap uji coba. Pemerintah menekankan bahwa sistem ini...

KKP dan Fairatmos Kaji Potensi Proyek Percontohan Karbon Biru di Jawa Tengah

Ecobiz.asia – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Fairatmos tengah mengkaji potensi pengembangan proyek percontohan karbon biru di Jawa Tengah, sebagai bagian...

TOP STORIES

PT Smart Tbk – Document & License Officer, DKI Jakarta

Job Description Summary : Assist user for all the Document and License matters Job Description : • Taking care of the licenses in the PSM • Dealing with...

PT Smart Tbk – IT Audit Specialist, DKI Jakarta

Job Description Summary: A managerial personnel within IT Audit team with responsibility in managing internal audit projects and team deployment. Hold important function in ensuring...

PT. Multi Daya Mitra – Digital Marketing Intern – Surabaya

We’re Hiring: Digital Marketing Intern (PAID INTERNSHIP) PT Multi Daya Mitra membuka kesempatan buat kamu yang kreatif, inovatif, dan punya passion di dunia digital untuk...

PT. Multi Daya Mitra – Digital Marketing Intern – Surabaya

We’re Hiring: Digital Marketing Intern (PAID INTERNSHIP) PT Multi Daya Mitra membuka kesempatan buat kamu yang kreatif, inovatif, dan punya passion di dunia digital untuk...

KLH/BPLH, Hanns Seidel Foundation Sign Partnership to Support Indonesia’s NDC Targets

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) has signed a Memorandum of Understanding (MoU) and program directive with Hanns Seidel...