Indonesia–Inggris Dorong Pembiayaan Alam Berkelanjutan, Aceh Jadi Model Percontohan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen memperkuat ekonomi berbasis alam melalui kemitraan strategis dengan Inggris, dengan Aceh disiapkan sebagai model percontohan pengembangan pembiayaan alam berkelanjutan di tingkat global.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam forum internasional Building a Nature First Economy in Indonesia: Advancing Sustainable Nature Finance in Aceh and Beyond di London, Rabu (21/1/2026).

“Perlindungan alam bukan penghambat pembangunan, melainkan fondasi ketahanan ekonomi dan kesejahteraan jangka panjang,” kata Hanif dalam pernyataannya.

Read also:  Menteri Jumhur Ajak Akademisi Wujudkan Kedaulatan Ekologis Jelang 81 Tahun Indonesia Merdeka

Menteri Hanif menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo mendorong transformasi sebagian kawasan konsesi hutan menjadi bentang alam konservasi.

Kebijakan tersebut bertujuan memastikan pembangunan nasional tetap berjalan dalam batas daya dukung lingkungan.

Menurut Hanif, penguatan kawasan konservasi di dalam lanskap produksi mencerminkan kehadiran negara dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan ekosistem, termasuk habitat satwa liar.

Dalam forum tersebut, Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh diperkenalkan sebagai contoh pendekatan bentang alam hidup yang mengintegrasikan perlindungan habitat gajah Sumatra, agroforestri regeneratif, serta penguatan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini dipandang dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi.

Read also:  El Nino Memuncak September, Ini Lima Jurus Kemenhut Tekan Karhutla

Sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia, Indonesia memposisikan biodiversitas sebagai aset strategis nasional.

Untuk itu, Kementerian PPN/Bappenas bersama KLH/BPLH, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta kementerian dan lembaga terkait telah menyusun Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045 guna mengarusutamakan perlindungan alam lintas sektor sekaligus mendorong mobilisasi pembiayaan berkelanjutan.

Read also:  Gerakan Jemaat Jaga Bumi, KLH Dorong HKBP Perkuat Pilah Sampah Menuju Gereja Hijau

Melalui kemitraan dengan Department for Environment, Food and Rural Affairs (DEFRA) Inggris, The Royal Foundation, WWF, serta International Advisory Panel on Biodiversity Credits, Indonesia memperkuat pengembangan mekanisme pembiayaan biodiversitas, kapasitas kredit biodiversitas, serta upaya pemberantasan kejahatan lingkungan.

Hanif menegaskan, Pemerintah Indonesia terus mendorong inisiatif berbasis alam seperti PECI untuk diperluas ke berbagai kawasan bernilai konservasi tinggi di seluruh Indonesia, termasuk di luar kawasan hutan, untuk memastikan perlindungan keanekaragaman hayati berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Karhutla, Kemenhut Kembali Sanksi Administratif Lima Perusahaan PBPH

Ecobiz.asia - – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat setelah ditemukan...

KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Ecobiz.asia — Ledakan penggunaan kendaraan listrik berpotensi menghadirkan persoalan baru: gunungan baterai bekas. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan timbulan limbah baterai kendaraan listrik akan...

Sungai Mengering, Ketergantungan Batu Bara Dinilai Perparah Krisis Iklim di Kalimantan

Ecobiz.asia -- Kekeringan dan pendangkalan sejumlah sungai besar di Kalimantan di tengah fenomena El Niño menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali ketergantungan Indonesia...

KLH/BPLH Perluas Jejaring Internasional Lawan Sindikat Kejahatan Lingkungan

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat penegakan hukum dan memperluas kerja sama internasional untuk membongkar jaringan kejahatan lingkungan yang semakin...

Orangutan Mati Terpapar Asap Karhutla, Paru-paru Alami Kerusakan

Ecobiz.asia – Sempurna, orangutan jantan dewasa yang ditemukan dalam kondisi sangat lemah di tengah kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang,...

TOP STORIES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

Karhutla, Kemenhut Kembali Sanksi Administratif Lima Perusahaan PBPH

Ecobiz.asia - – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat setelah ditemukan...

KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Ecobiz.asia — Ledakan penggunaan kendaraan listrik berpotensi menghadirkan persoalan baru: gunungan baterai bekas. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan timbulan limbah baterai kendaraan listrik akan...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Sungai Mengering, Ketergantungan Batu Bara Dinilai Perparah Krisis Iklim di Kalimantan

Ecobiz.asia -- Kekeringan dan pendangkalan sejumlah sungai besar di Kalimantan di tengah fenomena El Niño menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali ketergantungan Indonesia...