Ecobiz.asia – Lembaga standar karbon Gold Standard meluncurkan metodologi Grid-Connected Renewables, Storage and Energy Transition (G-RESET) untuk memperluas akses sertifikasi kredit karbon bagi proyek energi terbarukan, penyimpanan energi, dan sistem kelistrikan yang membutuhkan pembiayaan karbon untuk merealisasikan aksi mitigasi tambahan.
Metodologi ini dirancang untuk menilai kebutuhan pembiayaan karbon berdasarkan kondisi dan karakteristik proyek, bukan semata-mata berdasarkan tingkat pendapatan negara tempat proyek dikembangkan.
Gold Standard menilai percepatan transisi energi menghadapi tantangan dalam memastikan listrik bersih tersedia pada waktu dan lokasi yang dibutuhkan. Keterbatasan jaringan listrik, pemangkasan produksi energi terbarukan (curtailment), kapasitas penyimpanan yang terbatas, serta kurangnya fleksibilitas sistem masih menghambat pemanfaatan energi bersih dan meningkatkan biaya transisi energi.
Chief Growth Officer Gold Standard Sarah Leugers mengatakan proyek energi terbarukan kini perlu melampaui penambahan kapasitas pembangkit dengan memastikan listrik bersih dapat disimpan dan disalurkan sesuai kebutuhan.
“G-RESET memberikan kerangka yang kredibel untuk membiayai proyek yang menjawab tantangan tersebut, sekaligus memastikan pembiayaan karbon hanya mendukung kegiatan yang benar-benar menghasilkan aksi iklim tambahan,” kata Leugers, dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/10/2026).
G-RESET menggantikan penyaringan berdasarkan lokasi geografis dengan pengujian kelayakan dan additionality yang disesuaikan dengan modul proyek. Pendekatan ini didasarkan pada penilaian bahwa tingkat pendapatan suatu negara tidak selalu mencerminkan kebutuhan proyek terhadap pembiayaan karbon.
Metodologi tersebut mencakup berbagai konfigurasi proyek, mulai dari pembangunan pembangkit baru, peningkatan fasilitas yang sudah beroperasi, penyimpanan energi, pasokan listrik untuk kebutuhan sendiri (captive supply), hingga pembangkit listrik virtual (virtual power plants).
Namun, pengembang tetap harus membuktikan bahwa pembiayaan karbon diperlukan untuk merealisasikan proyek dan memenuhi persyaratan metodologi sebelum memperoleh sertifikasi Gold Standard.
Perluas Kerangka Pembiayaan Transisi Energi
Selain G-RESET, Gold Standard menerbitkan persyaratan final Activity Requirements for Energy Systems and Efficiency (ESE) serta membuka konsultasi publik untuk metodologi Small-scale Productive Access to Renewable Kilowatt-hours (SPARK).
Ketiga publikasi tersebut dirancang untuk mendukung pembiayaan transisi energi, mulai dari pembangkitan dan penyimpanan listrik hingga optimalisasi jaringan, efisiensi energi, dan perluasan akses energi terbarukan skala kecil. ***




