Dukung Mitigasi Perubahan Iklim, Grup Pertamina Hulu Indonesia Tanam Lebih 118 Ribu Bibit Pohon Sepanjang 2024

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan bersama anak perusahaan dan afiliasinya telah menanam 118.463 pohon sepanjang tahun 2024. 

Aksi nyata ini merupakan wujud komitmen Perusahaan terhadap mitigasi perubahan iklim melalui upaya pelestarian ekosistem hutan dan pesisir sesuai dengan kebijakan keberlanjutan Pertamina serta mendukung pencapaian target net zero emmision di 2060.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan menjelaskan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). 

Baca juga: Kemenhut Kembangkan Agroforestri Tanaman Pangan di 1,1 Juta Hektare, Gandeng Kementan

“Kegiatan penanaman pohon dimaksudkan untuk mendukung peningkatan kemandirian masyarakat selaras dengan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” jelasnya dikutip  Rabu (5/2/2025).

Menurut Dony, perusahaan telah melakukan penanaman beragam bibit pohon, seperti mangrove, buah, dan pohon endemik Kalimantan yang diharapkan dapat mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

Perusahaan melibatkan para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan bibit pohon ini sehingga bisa menghasilkan dampak yang diharapkan.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berdampak luas,” imbuhnya. 

Read also:  Rayakan 25 Tahun Kolaborasi, Chakra Jawara–IVECO Konsisten Hadirkan Truk Berkualitas untuk Keberlanjutan Bisnis

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menjelaskan secara khusus aksi penanaman pohon mangrove yang dinilai dapat memberikan perlindungan alami dan mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir. 

“Mangrove memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan. Perkembangan hutan mangrove ini akan terus kami pantau agar menjadi contoh praktik keberlanjutan yang bisa direplikasi di lokasi lain,” jelasnya.

Menurut Kemas, salah satu lokasi penanaman yang terbesar adalah di Pantai Lamaru, Balikpapan, di mana PHI menanam 10.000 pohon mangrove pada akhir Oktober lalu. 

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda besar Perusahaan dalam mendukung kelestarian ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim. 

“Balikpapan merupakan kawasan yang memiliki garis pantai panjang dan sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penanaman mangrove menjadi langkah penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dan melindungi mata pencaharian masyarakat sekitar. Mangrove turut meningkatkan ekosistem perairan bagi biota laut seperti kepiting, ikan, dan udang yang merupakan sumber penghidupan utama bagi sebagian masyarakat pesisir,” imbuhnya.

Dengan pertumbuhan yang baik, hutan mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan pelindung kawasan pesisir dari ancaman tsunami, mangrove juga berkontribusi besar dalam menyerap emisi karbondioksida, menjadikannya sebagai solusi alami untuk mitigasi perubahan iklim. 

Read also:  PHE ONWJ Raih Tujuh Penghargaan Indonesia Green Awards 2026 untuk Inovasi Lingkungan dan Sosial

Baca juga: Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2025, KLH Bidik Asta Lokasi Aksi

Kemas menambahkan bahwa penanaman 10.000 pohon mangrove diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kawasan Pantai Lamaru dan sekitarnya. 

Kawasan hutan mangrove yang sehat berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi dan ekowisata. PHI bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan hutan mangrove ini dan menjadikannya sebagai contoh praktik keberlanjutan yang bisa direplikasi di lokasi lainnya. 

Kontribusi kegiatan penanaman 10.000 pohon mangrove di Pantai Lamaru, Balikpapan diperkirakan dapat berkontribusi terhadap serapan emisi karbon yaitu sebesar 13,5 ton CO2 eq. 

“Pantai Lamaru kini tidak hanya menjadi saksi dari aksi nyata pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya

Selain di Kalimantan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 lalu, PHI juga menginisiasi kegiatan penanaman 500 bibit mangrove Rhizopora di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. 

Read also:  Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi PHI bersama Yayasan Lindungi Hutan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta, dan Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove. Kehadiran bibit mangrove ini diperkirakan dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon sekitar 36 kg CO2 eq. 

Pada 2024, Grup PHI meloloskan sembilan kandidat PROPER Emas, sebuah ajang penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Program ini digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Selain itu, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak perusahaan dan afiliasinya di Zona 9 Subholding Upstream Pertamina, yakni PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dan PT Pertamina EP (PEP) Tanjung, Sangatta dan Sangasanga Field, berhasil meraih total tujuh penghargaan dalam ajang Awarding of Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2024. Sementara PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 (ICSA 2024) dengan meraih peringkat Gold untuk kategori Best Practice in Circular Economy Project. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

TOP STORIES

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...

Terdaftar di IDX Carbon, NBE Tawarkan Kredit Karbon dari Proyek Biogas Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Nagata Bio Energi (NBE), anak usaha PT ABM Investama Tbk, resmi bergabung dengan IDX Carbon, menawarkan kredit karbon yang dihasilkan dari...

Pertamina Targets Europe, Asia-Pacific with Globally Certified Sustainable Aviation Fuel

Ecobiz.asia — PT Pertamina is accelerating its entry into the international market by developing a globally certified sustainable aviation fuel (SAF) ecosystem, positioning Indonesia...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...