Didukung INA, DayOne Kantongi Pendanaan Jumbo untuk Ekspansi Pusat Data Hijau

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — DayOne Data Centers Limited, platform pusat data hyperscale independen yang berkantor pusat di Singapura, memperoleh pendanaan ekuitas Seri C senilai lebih dari 2 miliar dolar AS untuk mempercepat ekspansi infrastruktur digital globalnya.

Pendanaan ini menjadi salah satu penggalangan dana swasta terbesar di sektor pusat data. Putaran Seri C tersebut dipimpin oleh investor lama Coatue, dengan dukungan sejumlah institusi global, termasuk Indonesia Investment Authority (INA), sovereign wealth fund Indonesia.

DayOne menyatakan pendanaan Seri C menarik basis investor global yang luas dari Amerika Serikat, Eropa, dan kawasan Asia-Pasifik, sehingga memperkuat struktur pemegang saham sekaligus mendukung strategi ekspansi internasional perusahaan.

Pendanaan ini dihargai dengan premi 100 persen dibandingkan putaran sebelumnya, melanjutkan penggalangan dana ekuitas Seri A dan B senilai total 1,9 miliar dolar AS pada 2024, serta fasilitas utang mezzanine hingga 1 miliar Euro yang diperoleh pada 2025 dari Brookfield dan satu investor sovereign.

Read also:  NHM Tebar Kepedulian Idul Adha, 66 Ekor Sapi Kurban Didistribusikan di Halmahera Utara

Dana hasil pendanaan akan digunakan untuk mempercepat fase ekspansi berikutnya di Eropa dan Asia-Pasifik. Di Eropa, dana tersebut akan mendukung pengembangan platform DayOne di Finlandia, termasuk kampus hyperscale utama di Lahti dan Kouvola yang menjadi fondasi strategi DayOne di kawasan tersebut.

Sementara di Asia-Pasifik, modal akan dialokasikan untuk memperluas kehadiran DayOne di kawasan SIJORI (Singapura–Johor–Kepulauan Riau), serta pasar Thailand, Jepang, dan Hong Kong.

DayOne menargetkan penguatan kemampuan penyediaan kapasitas pusat data berdensitas tinggi dan siap kecerdasan buatan (AI-ready), sekaligus mendukung realisasi komitmen pelanggan yang telah diamankan sekitar 1 gigawatt (GW).

Read also:  Blackout Sumatra, PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Pascagangguan Akibat Cuaca Buruk

Perusahaan menyebut pencapaian ini menempatkan DayOne sebagai salah satu platform infrastruktur hyperscale generasi baru dengan pertumbuhan tercepat secara global.

Chief Executive Officer DayOne Jamie Khoo mengatakan investasi tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kualitas platform dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan di tengah meningkatnya permintaan global terhadap infrastruktur AI dan komputasi awan.

“Modal baru ini memperkuat kemampuan kami untuk memperluas platform di Eropa dan Asia-Pasifik, mengeksekusi pipeline pengembangan yang telah diamankan, serta menghadirkan kapasitas berkinerja tinggi dan siap AI yang dibutuhkan para pemimpin teknologi global,” ujar Khoo dikutip Jumat (9/1/2026).

General Partner dan Head of AI Infrastructure Coatue Robert Yin menyatakan DayOne terus memperluas platform pusat datanya di Asia-Pasifik dan Eropa, seiring tingginya permintaan terhadap infrastruktur hyperscale dan AI.

Read also:  Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

Sementara itu, CEO Indonesia Investment Authority Ridha Wirakusumah mengatakan investasi Seri C ini memperdalam kemitraan INA dengan DayOne, setelah pembentukan joint venture di Indonesia pada 2023.

“Pendanaan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan eksekusi DayOne dan kapasitasnya dalam mengembangkan infrastruktur hyperscale berkualitas tinggi lintas pasar, sekaligus menegaskan peran INA sebagai investor strategis jangka panjang,” kata Ridha.

DayOne menyebut portofolio pusat datanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi generasi berikutnya melalui desain berdensitas tinggi dengan sistem pendinginan cair, pemanfaatan energi terbarukan dan rendah karbon, serta model pembangunan cepat yang didukung kemitraan dengan utilitas dan pemerintah setempat. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTBA Mulai Uji Coba Co-firing Tahap II di PLTU Banko Barat, Manfaatkan Kaliandra Merah

Ecobiz.asia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mulai menjalankan uji coba co-firing tahap II di PLTU Mulut Tambang Banko Barat berkapasitas 3x10 megawatt (MW)...

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya sebagai penggerak transformasi sektor ketenagalistrikan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan...

Andalkan Elektrifikasi, KAI Targetkan Emisi Karbon Turun Hingga 100%

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi karbon hingga 100 persen pada 2060 melalui strategi dekarbonisasi berbasis elektrifikasi jalur kereta dan...

TOP STORIES

PTBA Mulai Uji Coba Co-firing Tahap II di PLTU Banko Barat, Manfaatkan Kaliandra Merah

Ecobiz.asia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mulai menjalankan uji coba co-firing tahap II di PLTU Mulut Tambang Banko Barat berkapasitas 3x10 megawatt (MW)...

Pagu Indikatif Anggaran Kementerian ESDM Tahun 2027 Rp27,335 T, Begini Rinciannya

Ecobiz.asia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan 82 persen anggaran tahun 2027 untuk program yang langsung menyentuh masyarakat, mulai dari jaringan...

Pertamina dan BRIN Luncurkan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi Solar di Bantul

Ecobiz.asia – Pertamina melalui Pertamina Foundation bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Bantul meluncurkan alat pirolisis multikondensor Gen 5.0 (Faspol...

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Tobat Ekologis, Suatu Pendekatan Ekoteologi

Oleh: Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat Inventarisasi GRK dan MPV, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia -...