Dari Rumput Teki Jadi Green Laundry, Pertamina Dorong Ekonomi Nelayan Dumai

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pertamina melalui Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai mendorong nelayan pesisir beralih ke usaha ramah lingkungan lewat program Green Laundry.

Usaha binatu ini unik karena menggunakan sabun berbahan dasar rumput teki buatan kelompok nelayan setempat, sekaligus menjadi sumber ekonomi baru bagi warga di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai.

Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Dumai, Agustiawan, mengatakan Green Laundry berhasil meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8–9 juta per bulan. Padahal sebelumnya, penghasilan mereka hanya sekitar Rp200 ribu per orang per bulan.

Read also:  PLN EPI Pasok 460.368 Ton Biomassa untuk Cofiring PLTU pada Triwulan I 2026

“Program ini membuktikan bahwa nelayan pesisir bisa beradaptasi dan mandiri melalui usaha baru. PT KPI Unit Dumai berkomitmen mendampingi masyarakat dalam menemukan peluang ekonomi alternatif,” ujarnya dikutip Senin (1/9/2025).

Usaha yang diberi nama Bertuah Laundry ini dikelola sepuluh nelayan ngokang—sebutan bagi nelayan yang biasa menjajakan barang ke kapal di perairan Dumai.

Read also:  Terobosan Green CCS: PLN Nusantara Power Uji Teknologi Alga di Muara Karang

Semua pekerjaan, mulai mencuci, menjemur hingga menyetrika, dilakukan bergotong royong dengan sistem shift.

Risman, nelayan yang menjadi penggerak usaha ini, mengaku awalnya kelompok mengajukan proposal ternak lele, namun dialihkan ke usaha laundry yang dinilai lebih potensial.

“Kami ingin tidak hanya mencari nafkah, tapi juga peduli lingkungan. Jadi kami pakai sabun buatan sendiri dari rumput teki,” katanya.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan Green Laundry merupakan wujud sinergi perusahaan dengan masyarakat untuk melahirkan inovasi sosial berkelanjutan.

Read also:  Dorong Energi Bersih, PGN Perluas Pemanfaatan BBG di Transportasi

“Green Laundry bukan hanya usaha ekonomi baru, tetapi juga simbol transisi menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan. Kami berharap inisiatif ini bisa direplikasi di wilayah lain,” ungkapnya.

Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan dan penciptaan kerja produktif yang inklusif. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Tak Kunjung Dibayar, Pekerja NHM Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

Lampaui Target 14,7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Energi Hijau pada Kuartal I 2026

Ecobiz.asia — PLN Nusantara Power mencatat produksi energi hijau sebesar 245 gigawatt hour (GWh) pada kuartal pertama 2026 melalui program cofiring biomassa di pembangkit...

Dorong Ekonomi Sirkular, PLN EPI Latih Petani Kelola Biomassa untuk Energi

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) menggelar pelatihan pengelolaan biomassa berbasis limbah pertanian dan perkebunan di Institut...

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

TOP STORIES

Tak Kunjung Dibayar, Pekerja NHM Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

Indonesia Moves to Monetize East Kalimantan Carbon Surplus and Pipeline Projects After New Forestry Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry is preparing to market carbon stock from emissions reduction activities in East Kalimantan, along with a number of...

Indonesia Identifies 239,000 Ha of Clean and Clear Conservation Areas for Carbon-linked Restoration

Ecobiz.asia - Indonesia has identified around 239,000 hectares of clean and clear open areas in conservation zones that could support restoration activities linked to...

Forestry Carbon Trading is Not the Endgame, Ministry Principal Advisor Says

Ecobiz.asia - Indonesia is positioning forestry carbon trading as a financing instrument to support the country’s climate targets, rather than merely as a marketplace...