Pastikan Produksi Migas Stabil Selama Libur Lebaran, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Tinjau Lapangan Jatibarang Field

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina terus berupaya menjaga kebutuhan energi serta memastikan ketahanan energi nasional yang mandiri dan berkelanjutan sekaligus menjaga kesiapan produksi dibulan Ramadan 1446 H dengan melakukan kegiatan Management Walkthrough ke Pertamina EP Jatibarang Field. 

Hadir pada Management Walkthrough di Pertamina EP Jatibarang Field antara lain Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, Wakil Dirut Pertamina Wiko Migantoro, Direktur manajemen Risiko Pertamina Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Chalid Said Salim dan jajaran manajemen PHE.

Pada kegiatan Management Walkthrough Direksi dan Komisaris Pertamina Holding meninjau lapangan sumur AKP-1 Jatibarang, kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan meninjau sumur SPU A Jatibarang Field dan diakhiri dengan mengunjungi fasilitas Indonesia Drilling Training Center (IDTC) yang dikelola oleh PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

Baca juga: Komitmen Dukung Swasembada Energi, PHE Sumbang 69% Total Produksi Minyak Nasional

Dalam kesempatan Management Walkthrough, Wakil Dirut Pertamina Wiko Migantoro memaparkan kesiapan Pertamina di sektor hulu migas. Ia menyampaikan bahwa selama libur Lebaran Pertamina tetap memproduksi minyak dan gas secara maksimum. “Hal ini dilakukan agar produksi dari hulu ke hilir tetap terjaga, apalagi dalam masa Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025,” ungkap Wiko dalam keterangan persnya Rabu (26/3).

Read also:  PLN Nusantara Power Andalkan Energi Domestik dan Digitalisasi Jaga Keandalan Listrik

Sementara itu Dirut PHE Chalid Said Salim menjelaskan tentang beberapa langkah PHE guna menjaga kestabilan produksi serta penerapan safety dalam bekerja. “Management Walkthrough ini bertujuan untuk memastikan operasional berjalan optimal, meningkatkan aspek keselamatan kerja, serta memastikan kesiapan tim dalam menjaga stabilitas produksi. Dengan langkah ini, kami ingin memastikan bahwa suplai energi tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan nasional selama periode penting ini,” ujar Chalid.

Baca juga: Tingkatkan Literasi, Pertamina EP Jatibarang Field Salurkan Ratusan Buku

Read also:  Grup Pertamina Hulu Indonesia Raih 6 PROPER Hijau 2025, Bukti Komitmen Keberlanjutan

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).  PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Social Responsible dan Good Governance. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...

AMMAN Bukukan Laba US$163 Juta di Q1 2026, Ditopang Ekspor Konsentrat dan Kinerja Operasional

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) mencatatkan kinerja solid pada kuartal pertama 2026, dengan laba bersih mencapai US$163 juta, berbalik dari...

Tak Kunjung Dibayar, Eks Pekerja Newcrest Mining Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...