HCML Beberkan Potensi Gas Madura dan Kontribusi ke Ekonomi Jawa Timur di Energy Asia Forum

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menegaskan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, khususnya di Jawa Timur, melalui pengembangan proyek gas bumi di wilayah Madura. 

Pernyataan ini disampaikan dalam ajang Energy Asia Forum yang digelar oleh SKK Migas, di mana HCML menjadi salah satu peserta aktif di Paviliun Indonesia.

Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari, menyampaikan bahwa permintaan gas di Jawa Timur terus meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor industri yang tinggi. 

Baca juga: Percepat Transisi Energi, Pemerintah Fokus Realokasi Anggaran dan Reduksi Subsidi 

“Permintaan gas di Jawa Timur sangat besar karena industrinya berkembang pesat dan sangat tergantung pada pasokan energi,” ujar Hamim saat memberikan presentasi di booth Indonesia Pavillion.

Read also:  PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Hamim juga menekankan bahwa dukungan penuh dari pemerintah melalui SKK Migas sangat penting dalam seluruh tahapan kegiatan hulu migas HCML, mulai dari eksplorasi hingga produksi. 

“Dalam setiap tahapan, pemerintah selalu hadir dan mendukung. Ini menjadi faktor kunci kelancaran operasi kami di lapangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa pelaksanaan proyek migas tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap aspek non-teknis, termasuk kepatuhan terhadap regulasi dan pelaksanaan program sosial. 

“Kami dan SKK Migas selalu berjalan beriringan dalam menyusun dan menjalankan program sosial, serta memastikan seluruh kegiatan patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” tambah Hamim.

Read also:  Grup Pertamina Hulu Indonesia Raih 6 PROPER Hijau 2025, Bukti Komitmen Keberlanjutan

Baca juga: Transisi Energi, Pemerintah Siapkan Insentif Jumbo untuk Kendaraan Listrik

Capaian signifikan juga dicatat HCML pada 30 November 2024 dengan dilakukannya pengangkatan kondensat ke-100 dari Lapangan BD, dengan total pengangkutan mencapai 300.779 barel. 

Secara kumulatif, volume kondensat yang dihasilkan dari BD Field telah mencapai 15,26 juta barel sejak beroperasi lebih dari tujuh tahun lalu.

Sepanjang 2024, HCML mencatat tahun bersejarah dengan rata-rata penjualan gas tahunan mencapai 215 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). 

Peningkatan kinerja ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tercatat mencapai 5% (yoy) pada kuartal I 2025, melampaui rata-rata nasional. Sektor penyediaan listrik dan gas menjadi penyumbang terbesar terhadap PDRB Jawa Timur dengan kontribusi 10,40%.

Read also:  PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional untuk Jaga Produksi dan Dukung Transisi Energi

Sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan target lifting nasional, HCML juga mencetak sejumlah capaian penting. Pada Oktober 2024, perusahaan memperoleh lima alokasi gas, diikuti dengan lima perjanjian jual beli gas yang ditandatangani pada Desember 2024. 

Selain itu, dua nota kesepahaman ditandatangani pada Juni 2024 sebagai langkah ekspansi ke pasar baru di wilayah Jawa Barat.

Dengan proyek yang terus berkembang dan dukungan kuat dari pemerintah, HCML memproyeksikan akan terus memainkan peran strategis dalam ketahanan energi nasional dan pembangunan ekonomi regional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...

AMMAN Bukukan Laba US$163 Juta di Q1 2026, Ditopang Ekspor Konsentrat dan Kinerja Operasional

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) mencatatkan kinerja solid pada kuartal pertama 2026, dengan laba bersih mencapai US$163 juta, berbalik dari...

Tak Kunjung Dibayar, Eks Pekerja Newcrest Mining Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...