Bangun Rumah Kompos, Elnusa Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi di bawah Subholding Upstream Pertamina, memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui pengoperasian Rumah Kompos Graha Elnusa di Jakarta Selatan. 

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung prinsip Reduce, Reuse, Recycle sekaligus implementasi pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Rumah kompos ini mengolah limbah organik dari tiga sumber utama, yaitu daun hasil landscaping, sisa makanan dari kantin, dan sampah organik gedung perkantoran. 

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

Baca juga: Jurus Menteri LH Atasi Bau di RDF Plant Rorotan: Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Sampah organik yang telah dipilah kemudian dimasukkan ke dalam reaktor komposter berkapasitas besar. Proses dekomposisi berlangsung selama tiga hingga empat minggu hingga menghasilkan pupuk kompos yang digunakan kembali untuk memelihara ruang hijau di lingkungan Graha Elnusa.

Program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan volume limbah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Elnusa dalam membangun budaya ramah lingkungan yang melibatkan peran aktif para pekerja. 

Read also:  PLN EPI Kembangkan Gasifikasi Biomassa, Karimun Jadi Proyek Percontohan Dedieselisasi

Pengolahan sampah dilakukan secara internal dengan pendekatan partisipatif sebagai bentuk edukasi berkelanjutan.

“Rumah Kompos Graha Elnusa memberikan manfaat ekologis nyata, termasuk pengurangan potensi emisi metana dari timbunan sampah organik. Selain itu, program ini menjadi sarana edukasi bagi pekerja dan komunitas sekitar untuk memahami pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah,” ujar Jayanty Oktavia Maulina, Manager Corporate Communication Elnusa di Jakarta, Jumat (4/7/2025).

Read also:  PDC Perkuat Program CSR Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Akses Kerja

Baca juga: Agropolitan Padi Organik Berbasis Nature Based Solution Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional

Elnusa menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif terhadap lingkungan sekaligus menunjukkan bahwa langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberi pengaruh besar. 

Ke depan, Elnusa berencana memperluas program serupa ke wilayah operasional lainnya sebagai bagian dari kontribusi terhadap ketahanan lingkungan, penerapan prinsip ESG, dan pencapaian target SDGs secara berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Lampaui Target 14,7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Energi Hijau pada Kuartal I 2026

Ecobiz.asia — PLN Nusantara Power mencatat produksi energi hijau sebesar 245 gigawatt hour (GWh) pada kuartal pertama 2026 melalui program cofiring biomassa di pembangkit...

Dorong Ekonomi Sirkular, PLN EPI Latih Petani Kelola Biomassa untuk Energi

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) menggelar pelatihan pengelolaan biomassa berbasis limbah pertanian dan perkebunan di Institut...

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperkuat pengembangan bioetanol berbasis sumber daya domestik melalui kolaborasi lintas sektor guna mendukung target mandatori campuran bioetanol E20 pada...

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center, Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 megavolt ampere (MVA) untuk proyek pusat...

TOP STORIES

Indonesia Identifies 239,000 Ha of Clean and Clear Conservation Areas for Carbon-linked Restoration

Ecobiz.asia - Indonesia has identified around 239,000 hectares of clean and clear open areas in conservation zones that could support restoration activities linked to...

Forestry Carbon Trading is Not the Endgame, Ministry Principal Advisor Says

Ecobiz.asia - Indonesia is positioning forestry carbon trading as a financing instrument to support the country’s climate targets, rather than merely as a marketplace...

Indonesia Aims To Turn Forest Carbon Potential Into Global Leadership

Ecobiz.asia - Indonesia wants to use its newly issued forestry carbon offset regulation to transform the country’s vast forest carbon potential into global carbon...

Beyond Technology, Trust Becomes Critical for Indonesia’s Nuclear Program

Ecobiz.asia - Indonesia’s plan to bring its first nuclear power plant online by 2032 is facing a fundamental challenge that goes beyond technology or...

Lampaui Target 14,7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Energi Hijau pada Kuartal I 2026

Ecobiz.asia — PLN Nusantara Power mencatat produksi energi hijau sebesar 245 gigawatt hour (GWh) pada kuartal pertama 2026 melalui program cofiring biomassa di pembangkit...