AMMAN Tunjuk Arief Sidarto Jadi Direktur Utama

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) (“AMMAN” atau “Perusahaan”) hari ini mengumumkan pengangkatan Arief Sidarto sebagai Direktur Utama, efektif segera setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RUPST”) yang digelar di Jakarta pada hari Senin (16/6). Arief menggantikan Alexander Ramlie yang mengakhiri masa jabatannya setelah hampir satu dekade memimpin sejak awal berdirinya perusahaan.

Transisi kepemimpinan ini merupakan langkah strategis seiring dengan komitmen AMMAN—perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia—untuk terus memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan, keunggulan operasional, dan dampak positif jangka panjang.

Baca juga: AMMAN Mulai Penambangan Fase 8 Batu Hijau: Strategi Perpanjangan Usia Tambang hingga 2030, Dorong Daya Saing dan Transisi Energi

Arief Sidarto telah menjadi bagian dari tim eksekutif AMMAN selama lebih dari delapan tahun terakhir sebagai Direktur Keuangan. Sebelum bergabung dengan AMMAN, ia menjabat sebagai Managing Director dan anggota Dewan Direksi Rajawali Corpora, sebuah grup bisnis Indonesia dengan portofolio investasi yang beragam, meliputi sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit, properti dan hotel mewah, transportasi, infrastruktur, serta media.

Read also:  Di Sidang PBB, Menteri Jumhur Tegaskan Pentingnya Aksi Iklim Berkeadilan

Ia juga pernah memimpin operasional perbankan investasi Goldman Sachs di Asia Tenggara. Ia meraih dua gelar sarjana di bidang keuangan dan teknik dari University of Pennsylvania dengan predikat summa cum laude, serta gelar MBA dari Harvard Business School.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya untuk memimpin AMMAN memasuki babak pertumbuhan dan transformasi yang baru. Hal yang membuat AMMAN benar-benar istimewa adalah seluruh karyawannya. Kami memiliki tim yang penuh talenta dan gigih. Saya yakin, bersama-sama, kami akan terus tumbuh dengan tujuan yang jelas dan integritas yang kuat-berlandaskan nilai-nilai inti kami: Terus Termotivasi, Terus Rendah Hati, dan Terus Manusiawi. Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Direktur Utama sebelumnya, Bapak Alexander Ramlie, atas kepemimpinan visioner, keputusan-keputusan strategis yang menentukan arah perusahaan, serta dedikasi yang luar biasa bagi AMMAN dan seluruh keluarga besarnya,” ujar Arief.

Read also:  Indonesia Sukses Swasembada Beras, Hashim Sebut Perluasan Sawah di Kawasan Hutan tak Lagi Diperlukan

Sebagai bagian dari transisi kepemimpinan ini, Alexander Ramlie akan terus mendukung perusahaan dalam peran barunya sebagai anggota Dewan Komisaris, memberikan pengawasan strategis dan memastikan kesinambungan tata kelola perusahaan.

Baca juga: AMMAN Membangun Masa Depan Tambang Melalui Inovasi Teknologi 

“Sejak awal, AMMAN dibangun dengan visi untuk menjadi lebih dari sekadar perusahaan tambang-melainkan sebuah organisasi yang menempatkan setiap talenta di dalamnya sebagai inti dari segala hal yang kami lakukan. AMMAN terus berupaya memberdayakan seluruh karyawan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam satu dekade terakhir, saya diberi kehormatan untuk memimpin transformasi tersebut-mengantarkan AMMAN melalui masa pertumbuhan luar biasa, pembaruan budaya kerja, dan peningkatan kinerja operasional. Saat saya mengakhiri masa tugas sebagai Direktur Utama, saya melangkah dengan keyakinan penuh bahwa Bapak Arief Sidarto akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ini dengan semangat, arah yang jelas, dan komitmen teguh terhadap nilai-nilai yang kita junjung. Saya akan terus berkontribusi mendukung kesuksesan jangka panjang AMMAN melalui peran saya di Dewan Komisaris,” ujar Alex.

Read also:  RSPO Perketat Pantauan Karhutla di Perkebunan Bersertifikat, Telusuri Penyebab Kebakaran

RUPST juga mengumumkan pengangkatan Aditya Sasmito sebagai anggota Direksi AMMAN. Ia telah menjabat sebagai Direktur di anak perusahaan AMMAN, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (“AMNT”), sejak tahun 2020, dengan memimpin sejumlah fungsi pendukung utama, termasuk pengadaan, pelabuhan dan logistik, inventaris dan pergudangan, serta turut memimpin fungsi audit internal.

Ia membawa pengalaman lebih dari dua belas tahun di bidang konsultasi dan perbankan, dengan rekam jejak memberikan advis kepada klien di berbagai sektor, termasuk pertambangan, logistik, utilitas, perkebunan, telekomunikasi, manufaktur, dan perbankan.

Transisi kepemimpinan ini merupakan bagian dari rencana suksesi jangka panjang AMMAN dan tidak memengaruhi operasi maupun arah strategis perusahaan. AMMAN tetap berkomitmen untuk menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan, memberdayakan setiap individunya, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun secara global.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045, Kesiapan Proyek Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Provinsi Bali membutuhkan investasi hijau sebesar Rp623,28 triliun hingga 2045 untuk mencapai target emisi nol bersih. Namun, keterbatasan fiskal daerah dan kesiapan...

Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Ecobiz.asia – Negosiasi perjanjian internasional untuk mengatasi polusi plastik, Intergovernmental Negotiating Committee (INC) on Plastic Pollution* masih menemui jalan buntu meski telah berlangsung sejak...

BPGMN Perkuat Pengelolaan Gambut dan Pemantauan Permukaan Air untuk Tekan Karhutla, 40 Cm Jadi Warning

Ecobiz.asia — Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan memperkuat pengelolaan gambut melalui pemetaan risiko kebakaran, pemodelan kondisi kekeringan, dan pemantauan tinggi muka...

RUU Migas 2026, FSPPB dan Muhammadiyah Desak Pertamina Jadi BUK Migas

Ecobiz.asia — Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendorong agar Pertamina ditetapkan sebagai Badan Usaha Khusus (BUK) Migas dalam...

TOP STORIES

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...

Menjelang Pemberlakuan EUDR: Seberapa Siap Indonesia?

Oleh: Diah Suradiredja (Pemerhati perdagangan komoditas berkelanjutan dan berkeadilan) Ecobiz.asia - European Union Deforestation Regulation atau EUDR segera memasuki tahap penerapan. Regulasi ini berlaku bagi operator...

PGN Pangkas Emisi 29.575 Ton CO₂eq, Andalkan Dekarbonisasi untuk Efisiensi Biaya

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat penurunan emisi sebesar 29.574,87 ton karbon dioksida ekuivalen (tCO₂eq) hingga Agustus...