Alokasikan CAPEX 13 Juta Dolar AS di 2025, Samindo Respons Tantangan Lingkungan Berkelanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Samindo Resources Tbk (Perseroan), salah satu perusahaan penyedia jasa pertambangan batubara terintegrasi di Indonesia, dengan optimisme tinggi mengumumkan Rencana Bisnis Strategis untuk tahun 2025, di tengah tantangan industri pertambangan yang dinamis. 

Perseroan telah mempersiapkan diri dengan pendekatan operasional yang adaptif dan berkelanjutan.

Meskipun menghadapi tantangan transisi energi global, tingginya permintaan batubara dari China dan negara-negara ASEAN serta meningkatnya kebutuhan listrik hingga smelter diharapkan dapat meningkatkan produksi batubara untuk tahun 2025. 

Read also:  Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Baca juga: Kementerian ESDM Tebar Anugerah Pemberdayaan Masyarakat (Tamasya Award) 2024 ke Perusahaan Tambang Mineral dan Batubara, Simak Daftarnya

Seiring dengan optimisme tersebut, Perseroan semakin fokus pada pengoptimalan kinerja operasional. Volume Overburden (OB) ditargetkan mencapai 35 juta BCM, dengan volume coal getting sebesar 6 juta ton, mencerminkan komitmen Perseroan dalam memaksimalkan kapasitas produksi secara efisien. 

“Target tersebut menjadi bukti kepercayaan klien kepada kami atas kinerja yang sangat baik di tahun 2024,” kata Corporate Secretary Perseroan Ahmad Zaki, Selasa (21/1/2025).

Read also:  Nitrogen Gas Blanketing Jadi Strategi MedcoEnergi Kurangi Emisi Metana, Seperti Apa?

Untuk mendukung rencana strategis tersebut, Perseroan mengalokasikan belanja modal (CAPEX) sebesar 13 juta dolar AS dengan beberapa inisiatif kunci meliputi optimalisasi penggunaan unit, dan manajemen suku cadang yang berkelanjutan. 

Pendekatan ini menunjukkan respons proaktif Perseroan terhadap tantangan lingkungan dan regulasi yang semakin ketat dalam industri pertambangan.

Baca juga: Transisi Energi, Sekjen Kementerian ESDM Tegaskan Batubara tak akan Ditinggal

Fokus pada tiga pilar utama – Memastikan Basis Pendapatan yang Stabil, Pengembangan Bisnis Baru, dan Peningkatan Kompetensi Organisasi – menjadi fondasi strategi Perseroan. 

Read also:  ABB Motion Dorong Kolaborasi Industri–Kampus untuk Siapkan Talenta Teknik Masa Depan

Dengan pendekatan yang komprehensif dan adaptif, Perseroan siap menghadapi tantangan industri dan terus menciptakan nilai berkelanjutan.

“Kami tidak sekadar merespon pasar, tetapi proaktif membentuk masa depan industri pertambangan yang berkelanjutan. Kami optimis bahwa strategi komprehensif ini akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan Samindo Resources, memposisikan kami sebagai mitra terpercaya dalam industri jasa pertambangan di Indonesia,” kata Ahmad Zaki.

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

TOP STORIES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Indonesia Begins Large-Scale Reforestation to Revive Tesso Nilo Elephant Habitat

Ecobiz.asia — The Indonesian government has officially launched a large-scale reforestation programme at Tesso Nilo National Park, Riau Province, as part of efforts to...

Menhut Luncurkan Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Target Luas 66.704 Ha

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari langkah pemulihan ekosistem hutan di...

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...