Agincourt Resources Umumkan Inisiatif Konservasi Batang Toru dan Perlindungan Orangutan Seluas 5.700 Hektare

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara, mengumumkan komitmen konservasi keanekaragaman hayati di kawasan ekosistem Batang Toru seluas sekitar 5.700 hektare, yang menjadi habitat orangutan Tapanuli, salah satu spesies paling langka di dunia dengan status Critically Endangered menurut IUCN.

Pengumuman tersebut disampaikan pada sesi bertajuk “Beyond Extraction: Exploring Biodiversity Refugia in Indonesian Production Landscapes” saat penyelenggaraan IUCN World Conservation Congress 2025 di Abu Dhabi, Senin (13/10/2025).

Read also:  PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Wakil Presiden Direktur PTAR Ruli Tanio mengatakan inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam praktik pertambangan berkelanjutan yang berorientasi pada hasil konservasi nyata.

“Komitmen kami melampaui batas operasional tambang. Dengan menetapkan 2.000 hektare area di dalam konsesi sebagai kawasan refugia yang dikelola, serta mengembangkan proyek offset keanekaragaman hayati berskala besar, kami memastikan perlindungan jangka panjang bagi ekosistem Batang Toru,” ujar Ruli.

PTAR mengadopsi strategi dua arah untuk mencapai net positive impact terhadap keanekaragaman hayati.

Read also:  PHE Raih Impact Masters Awards 2026, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat

Pertama, menetapkan sekitar 2.000 hektare dalam wilayah kontrak karya (CoW) sebagai kawasan refugia, berfungsi sebagai zona penyangga dan koridor ekologis bagi satwa liar, termasuk primata kunci di Batang Toru.

Kedua, mengembangkan proyek biodiversity offset di luar area tambang seluas 3.700 hektare, sebagai kompensasi ekologis untuk melindungi dan memulihkan kawasan bernilai konservasi tinggi.

Langkah tersebut memperkuat peran sektor pertambangan dalam mendukung konservasi berbasis sains. PTAR juga membangun stasiun riset orangutan dan laboratorium konservasi di area tambang, serta memasang jembatan arboreal dan kamera jebak untuk memantau pergerakan satwa arboreal.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Seluruh strategi konservasi PTAR diawasi oleh Biodiversity Advisory Panel (BAP) yang terdiri atas ilmuwan nasional dan internasional.

“Perencanaan strategis dan kolaborasi ilmiah menjadikan sektor ekstraksi sumber daya mampu menjadi mitra strategis dalam membalikkan tren kehilangan keanekaragaman hayati,” tambah Ruli. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

PLN-Pelindo Resmikan OPS Tanjung Priok, Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meresmikan dua unit Onshore Power Supply (OPS) berkapasitas total 1 megavolt ampere (MVA) di...

Siapkan Investasi Rp2,8 T, Danantara Mulai Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Galuga

Ecobiz.asia - PT Danantara Investment Management melalui PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

TOP STORIES

NCI, Infini Asia Launch FIST 1.0 to Strengthen Data Management for Nature-Based Solutions

Ecobiz.asia – Nusantara Climate Initiative (NCI), in collaboration with PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia), has officially launched the Forest Integrated System for Transparency...

IDX Proposes Lower Non-Tax State Levy to Boost Carbon Trading on IDXCarbon

Ecobiz.asia – The Indonesia Stock Exchange (IDX) is preparing a proposal for an incentive and disincentive scheme to encourage companies to trade carbon units...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Petani Sawit Kecil Siap Hadapi EUDR Tapi Pertanyakan Insentif

Ecobiz.asia – Petani sawit kecil menyatakan siap memenuhi standar European Union Deforestation Regulation (EUDR), namun masih mempertanyakan dukungan dan insentif ekonomi untuk menanggung biaya...

NCI dan Infini Asia Luncurkan FIST 1.0 untuk Perkuat Pengelolaan Data Proyek Nature-based Solutions

Ecobiz.asia — Nusantara Climate Initiative (NCI) bersama PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia) meluncurkan Forest Integrated System for Transparency (FIST) Version 1.0, platform digital...