PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk, keamanan pangan, legalitas usaha, dan pemasaran digital.

Program melalui Community Involvement and Development (CID) tersebut menyasar pelaku UMKM, termasuk Kelompok UMKM PKK Buluh Kasap dan Kelompok UMKM Jacoline Berseri yang mengembangkan berbagai produk olahan lokal.

Ketua Kelompok UMKM PKK Buluh Kasap Yusnidar mengatakan pengembangan usaha tidak hanya membutuhkan kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga pemahaman terhadap standar keamanan pangan, legalitas, dan akses pasar.

Kelompok yang terdiri dari enam orang tersebut mengembangkan sejumlah produk olahan berbasis sagu, termasuk mi sagu yang mempertahankan cita rasa khas Selat Panjang.

Read also:  PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

“Keinginan kami tentu produk ini bisa dikenal lebih luas dan masuk ke pasar yang lebih besar. Namun, kami masih menghadapi keterbatasan pengetahuan mengenai food safety, legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), SPP-IRT, hingga sertifikasi halal,” ujar Yusnidar.

Tantangan pemasaran juga dihadapi Kelompok UMKM Jacoline Berseri. Ketua kelompok Syamairawati mengatakan pemasaran produk selama ini masih mengandalkan cara konvensional, seperti menitipkan produk di rumah oleh-oleh, pedagang bakso, dan penjual mi ayam.

“Kami percaya produk yang kami hasilkan memiliki kualitas dan mampu bersaing. Tantangannya adalah bagaimana memperkenalkan produk tersebut kepada pasar yang lebih luas. Kami masih membutuhkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengoptimalkan pemasaran melalui media digital,” kata Syamairawati.

Read also:  PHR Perkuat Budaya Inovasi melalui CIIF 2026, Cetak Added Value Creation Rp3,73 Triliun

Untuk menjawab tantangan tersebut, PHR bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dumai menggelar pelatihan food safety dan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada 29 Juli 2026.

Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai proses produksi pangan yang aman dan sesuai standar sehingga kualitas produk dapat dijaga secara konsisten.

PHR juga memberikan pelatihan digital marketing untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, membangun branding, dan memperluas jangkauan konsumen.

Read also:  Dari Produk Lokal ke Pasar Global, Hilirisasi Jadi Ujian UMKM Binaan PHM

Selain pelatihan, PHR memberikan dukungan sarana dan prasarana produksi sesuai kebutuhan Kelompok UMKM PKK Buluh Kasap dan Jacoline Berseri untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas produksi.

Yusnidar mengatakan peningkatan kapasitas tersebut membuka peluang bagi kelompoknya untuk memperluas pasar produk lokal.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, kami tidak hanya bisa menghasilkan produk yang enak, tetapi juga aman, memiliki legalitas, dan semakin dikenal masyarakat. Semoga ke depan produk kami bisa dipasarkan lebih luas,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

TOP STORIES

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...