Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan bisnis dan meningkatnya kompleksitas operasi energi. Penguatan budaya keselamatan tersebut dinilai menjadi kunci dalam menopang ketahanan energi nasional.

Komitmen itu ditegaskan dalam pembukaan HSSE Jambore I 2026 bertema Operational Capability Assurance di HSE Training Center Sungai Gerong, Palembang, Kamis (23/7).

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan ekspansi bisnis, pemanfaatan teknologi yang semakin kompleks, serta meningkatnya skala operasi perusahaan harus diimbangi dengan penguatan budaya HSSE.

Read also:  Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

“Ketika kita berbicara tentang Pertamina hari ini, kita berbicara tentang sebuah sistem besar yang menopang ketahanan energi nasional. Semakin tinggi target yang ingin dicapai, semakin kokoh pula fondasi yang harus dibangun. Fondasi itu adalah HSSE,” kata Simon.

Menurut dia, HSSE bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan sistem yang memastikan seluruh operasi perusahaan berjalan secara aman, andal, dan konsisten.

Simon mengatakan kinerja HSSE Pertamina sepanjang tahun ini menunjukkan tren positif. Namun, ia mengingatkan seluruh insan Pertamina untuk tidak lengah karena risiko operasional tetap harus diantisipasi.

Read also:  PDC Perkuat Usaha Tempe Santri di Indramayu, Produksi Tembus 3 Ton per Bulan dan Pasok MBG

“Dalam HSSE, capaian yang baik tidak boleh menimbulkan rasa lengah. Risiko selalu ada, sehingga disiplin dan kewaspadaan harus terus diperkuat. Kita harus selalu eling lan waspodo,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan keselamatan kerja harus menjadi nilai utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

Ia mengatakan penguatan budaya keselamatan perlu didukung peningkatan kompetensi pekerja melalui pelatihan dan sertifikasi, serta penerapan visible leadership atau kehadiran langsung para pemimpin di lapangan.

Read also:  PGE Dorong Pengembangan Panas Bumi Berbasis Konservasi Satwa Endemik, Kembangkan Agroforestri Aren

“Pemimpin perlu hadir langsung di lapangan, berdialog dengan pekerja, dan memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan aman. Termasuk berani menghentikan pekerjaan yang berisiko,” kata Iriawan.

HSSE Jambore I 2026 menjadi forum bagi Pertamina Group untuk menyelaraskan standar HSSE, meningkatkan kompetensi pekerja, serta memperkuat kesiapan operasional di seluruh lini bisnis.

Melalui kegiatan tersebut, Pertamina menargetkan penerapan prinsip HSSE secara konsisten di seluruh aktivitas operasional guna menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami...

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

Ecobiz.asia — PT Timah Tbk tengah menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk mendukung target emisi nol bersih (net zero emission). Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengganti...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

TOP STORIES

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

Beyond the Haze: Why the Singapore-Indonesia Value Chain Demands Real Mutual Accountability

By: Riza Suarga (Chairman Indonesia Carbon Trade Association/IDCTA)  Ecobiz.asia - Singapore’s haze situation has recently been linked by Prime Minister Lawrence Wong to forest and...

ESDM Bongkar Dugaan Tambang di Kebun Sawit, Sejumlah Perusahaan Asing Didalami

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memeriksa sejumlah kebun kelapa sawit yang diduga menjalankan kegiatan pertambangan di luar izin usaha....

PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami...

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...