PEP Bunyu Field dan FSPPB Tanam Pohon untuk Dukung Keberlanjutan Lingkungan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field dan Federasi Serikat Pekerja Pertambangan & Gas Bumi Bersatu (FSPPB) menyelenggarakan kegiatan “Aksi Hijau May Day” di Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Bulungan, Kalimantan Utara, pada Jumat, 2 Mei 2026.

Sebanyak 180 peserta yang berasal dari pekerja PEP Bunyu Field, unsur Muspika Bunyu, dan perwakilan FSPPB turut berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon di area perkantoran dan pembersihan sampah plastik di sepanjang jalan umum sekitar wilayah operasi Perusahaan.

Senior Manager PEP Bunyu Field, Ruri Heriandi, menegaskan komitmen Perusahaan terhadap upaya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

“Pada peringatan Hari Buruh kali ini, kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja dan pemerintah kecamatan, untuk melakukan aksi mendukung perbaikan ekosistem, penurunan emisi karbon, dan pelestarian lingkungan hidup yang penting bagi masa depan kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, momentum peringatan Hari Buruh atau sering disebut May Day ini menjadi ruang refleksi dan kolaborasi untuk bersama-sama menghadirkan dampak positif keberadaan Perusahaan, pekerja, dan serikat pekerja bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah operasi.

Read also:  Lakukan Studi Penangkapan dan Penyimpangan Karbon (CCS/CCUS), Pertamina Ungkap Target Tahap Comissioning

“Kami ingin terus berkontribusi dalam menjaga kualitas lingkungan melalui langkah yang sederhana, berupa penanaman pohon dan pembersihan sampah, namun berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ruri.

Kegiatan diawali dengan pengarahan teknis penanaman pohon dan pengelolaan sampah plastik kepada para peserta kegiatan, yang disampaikan oleh Officer Environment PEP Bunyu Field, Nurhadi Muslim.

Melalui kegiatan ini, Perusahaan tidak hanya mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, namun juga mengajak seluruh pekerja dan masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Read also:  PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

Aksi Hijau May Day tidak hanya menjadi bentuk peringatan Hari Buruh, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan lingkungan. “Kami percaya keberlanjutan lingkungan dan masyarakat akan mendukung keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasiona sesuai dengan Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi,” pungkas Ruri.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

Cair! Minat Pendanaan PSEL Melonjak, Danantara Himpun 34 Lembaga Keuangan Calon Pemberi Pinjaman

Ecobiz.asia — Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan 34 institusi keuangan sebagai calon pemberi...

Progres PLTS Terapung Tembesi Batam Capai 74%, Proyek 46 MWp Masuki Tahap Lanjutan

Ecobiz.asia — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Tembesi berkapasitas 46 megawatt peak (MWp) di Waduk Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, telah mencapai sekitar...

TOP STORIES

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...

Indonesia Targets 2027 Grid Code Revision to Support Renewables, Battery Storage

Ecobiz.asia – Indonesia plans to issue a revised grid code in 2027 to enable greater integration of renewable energy and battery storage while maintaining...

Kemenhut Tanggapi Kritik Greenpeace Soal Karhutla, Beberkan Operasi Pemadaman hingga Sanksi ke Perusahaan

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menanggapi kritik Greenpeace Indonesia dengan menegaskan bahwa anggapan pemerintah tidak bertindak dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak...