Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral penting untuk transisi energi, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk, resmi bergabung dengan International Copper Association (ICA).

Langkah ini menjadikan AMMAN sebagai perusahaan pertama dari Asia Tenggara yang menjadi anggota asosiasi tembaga global tersebut.

Keanggotaan ini menempatkan Indonesia semakin dekat ke pusat percakapan global mengenai masa depan tembaga—komoditas yang kini menjadi salah satu material kunci dalam elektrifikasi, pengembangan baterai, energi terbarukan, dan infrastruktur rendah karbon.

ICA merupakan organisasi global yang beranggotakan 39 perusahaan di enam benua, mewakili lebih dari separuh produksi tembaga dunia. Organisasi ini berfokus pada penguatan permintaan tembaga sekaligus mendorong praktik produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Read also:  Tanam 4.300 Pohon di Enam Wilayah, Pertagas Perkuat Komitmen Lingkungan

Direktur AMMAN, Naveen Chandralal, mengatakan keikutsertaan dalam ICA menjadi langkah strategis seiring transformasi perusahaan di sepanjang rantai nilai tembaga. “Sebagai anggota ICA pertama dari Asia Tenggara, kami bangga dapat membawa perspektif Indonesia ke dalam diskusi global mengenai masa depan tembaga. Keanggotaan ini menjadi platform untuk berbagi praktik terbaik, terlibat dalam prioritas keberlanjutan, dan berkolaborasi untuk memenuhi permintaan tembaga dunia yang terus meningkat secara bertanggung jawab dan transparan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (6/5).

Bergabungnya AMMAN juga datang pada momentum penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Perseroan baru saja menuntaskan transisi menjadi perusahaan tambang yang terintegrasi penuh dari hulu hingga hilir, menyusul mulai beroperasinya fasilitas smelter dan pemurnian logam mulia.

Read also:  PLN Nusantara Power Lampaui Target PROPER 2025, Raih 16 Unit Beyond Compliance

Dengan pencapaian tersebut, AMMAN kini mengelola rantai nilai tembaga secara menyeluruh—mulai dari kegiatan penambangan, pengolahan konsentrat, peleburan, hingga pemurnian logam.

Ketua ICA Steven Rowland dan CEO ICA Juan Ignacio Diaz menyambut masuknya AMMAN sebagai anggota baru. Menurut mereka, langkah tersebut memperkuat representasi kawasan Asia Tenggara dalam percakapan global industri tembaga.

“Kami senang menyambut AMMAN ke dalam ICA. Fokus mereka dalam memajukan teknologi pertambangan mencerminkan komitmen kuat untuk memperkokoh peran tembaga di dunia yang berkembang pesat,” kata keduanya.

Read also:  PGE dan PLN Indonesia Power Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit, Target COD 2028

Selama hampir satu dekade terakhir, AMMAN menjalankan transformasi menyeluruh di berbagai aspek bisnis dengan mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional. Pada saat yang sama, perusahaan juga memperkuat penerapan praktik terbaik global dalam tata kelola, keselamatan kerja, keberagaman, dan keberlanjutan.

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam rantai pasok mineral global. Keanggotaan AMMAN di ICA sekaligus mempertegas semakin besarnya peran Indonesia, bukan hanya sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan arah industri mineral masa depan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

BKI dan PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menjajaki kerja sama strategis dengan PT PLN Indonesia Power melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan...

SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Sukabumi, Libatkan 1.000 Warga di Lima Desa

Ecobiz.asia — SCG memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kabupaten Sukabumi melalui pembangunan fasilitas pemilahan dan dukungan operasional, yang telah berkontribusi pada pengelolaan...

PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional...

PLN IP Services Gandeng TMAI Kembangkan PLTS untuk Percepat Transisi Energi

Ecobiz.asia — PT PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) menjalin sinergi strategis dengan PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) untuk mengembangkan proyek pembangkit...

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...

TOP STORIES

BKI dan PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menjajaki kerja sama strategis dengan PT PLN Indonesia Power melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan...

Bahlil Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ecobiz.asia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik sejumlah Pejabat Tinggi Pratama (eselon II) Kementerian ESDM di Gedung Chairul Saleh,...

SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Sukabumi, Libatkan 1.000 Warga di Lima Desa

Ecobiz.asia — SCG memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kabupaten Sukabumi melalui pembangunan fasilitas pemilahan dan dukungan operasional, yang telah berkontribusi pada pengelolaan...

Tekanan Capai 250 Bar, Bahlil Sebut Uji Coba Ganti LPG ke CNG Selesai 2-3 Bulan

Ecobiz.asia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pada kesempatan itu Bahlil melaporkan...

IEA Global Methane Tracker 2026 – Download Link

Ecobiz.asia - Around the world, many countries have made reductions in methane emissions a policy priority as part of their efforts to limit near-term...