Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat.
Melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) dan Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro), PLN telah menyelesaikan pembangunan dan pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Data Center Bay Microsoft Line JKT 11 A dan B di kawasan GIIC. Selain itu, pembangunan GI 150 kV KIIC II/Margakarya Line JKT 09 dan JKT 02 untuk menyuplai kebutuhan listrik operasional Microsoft di KIIC juga telah rampung.
Energy Asia Pacific Regional Lead Microsoft, Leo Wirawan, menyatakan keandalan pasokan listrik menjadi faktor utama dalam operasional data center global.
“Kami percaya PLN mampu menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujarnya dikutip Sabtu (1/5/2026).
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengatakan penyelesaian proyek ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital nasional.
“PLN memandang pengembangan data center sebagai pilar penting transformasi ekonomi. Karena itu, kami menyiapkan infrastruktur listrik yang andal dan adaptif terhadap kebutuhan industri digital,” ujarnya.
Penyelesaian proyek konsumen tegangan tinggi ini menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap pengembangan industri data center sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
PLN menilai kepercayaan dari Microsoft sebagai indikator meningkatnya daya saing Indonesia dalam menarik investasi global, sekaligus memperkuat peran sektor digital sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, General Manager UIP JBT PLN, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama operasional pusat data berstandar global.
“PLN siap menghadirkan pasokan listrik yang stabil, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas digital tanpa henti,” katanya.
***



