Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi penyandang disabilitas dengan fokus pada pemberdayaan, inklusivitas, dan kemandirian ekonomi.
Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, mengatakan program tersebut dirancang tidak sekadar bantuan, tetapi berbasis kebutuhan masyarakat melalui kajian social mapping.
“Bukan sekadar donasi, setelah melalui kajian social mapping, perusahaan melihat program yang tepat untuk masyarakat dengan disabilitas adalah yang mampu menciptakan inklusi sosial, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan penyandang disabilitas memiliki potensi besar, namun masih menghadapi keterbatasan akses untuk berkembang.
Program CSR ini telah dijalankan sejak beberapa tahun lalu dan semakin diperluas dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, PDC memulai program pelatihan serta fasilitasi pembuatan SIM D bagi penyandang disabilitas di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program tersebut seiring dengan terbukanya peluang kerja bagi penyandang disabilitas sebagai pengemudi transportasi berbasis aplikasi.
Pada 2024, PDC melanjutkan program dengan pelatihan tata boga khusus disabilitas di Rokan Hilir yang diikuti 20 peserta dari berbagai ragam disabilitas. Pelatihan serupa juga digelar di Jakarta Timur dengan melibatkan sembilan peserta dan berlangsung selama 10 hari di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
Peserta mendapatkan pelatihan teori dan praktik, mulai dari pengolahan dan penyajian makanan, kebersihan dapur, teknik memasak dasar, pembuatan roti, hingga kewirausahaan.
Memasuki tahun ketiga, program ini telah menjangkau 51 penyandang disabilitas dan menunjukkan hasil nyata. Salah satunya ditunjukkan oleh Muhammad Haekal Senchaki (20), peserta pelatihan 2025, yang kini menjalankan usaha kuliner “Chaki Pizza” secara mandiri dengan sistem pre-order.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelatihan berbasis keterampilan mampu membuka peluang ekonomi bagi penyandang disabilitas. ***



