Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk membukukan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun sepanjang tahun buku 2025, tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut mencerminkan penguatan operasional dan efisiensi yang dilakukan perusahaan jasa energi terintegrasi dalam subholding hulu PT Pertamina (Persero).
Selain pertumbuhan pendapatan, Elnusa juga mencatatkan kinerja profitabilitas yang solid dengan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar pada 2025.
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil strategi transformasi bisnis yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional. Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan perseroan,” ujar Litta dalam keterangan tertulis, Jumat.
Kinerja Elnusa didukung portofolio bisnis terintegrasi yang mencakup jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang migas.
Sepanjang 2025, segmen penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60% dari total pendapatan. Sementara itu, segmen jasa hulu migas terintegrasi menyumbang sekitar 28% dan jasa penunjang migas sebesar 12%.
Dari sisi keuangan, Elnusa mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi mencapai Rp1,7 triliun. Perseroan juga mampu menjaga net profit margin di level 5%.
Kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis Elnusa turut tercermin pada kinerja sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Hingga awal Maret 2026, saham berkode ELSA mencatatkan kenaikan signifikan secara tahunan dan mencapai level tertinggi sejak perusahaan melantai di bursa pada 2008.
Penguatan persepsi pasar tersebut juga didukung oleh peningkatan peringkat kredit perseroan oleh PEFINDO menjadi idAA+ pada 2025.
Ke depan, Elnusa menyatakan akan melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan inovasi, peningkatan kapabilitas teknologi, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem Pertamina Group guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. ***




