Rayakan 25 Tahun Kolaborasi, Chakra Jawara–IVECO Konsisten Hadirkan Truk Berkualitas untuk Keberlanjutan Bisnis

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Di tengah dinamika industri energi, tekanan regulasi, dan fluktuasi pasar kendaraan niaga, PT Chakra Jawara menandai 25 tahun kolaborasinya dengan IVECO dengan menegaskan komitmen pada kualitas produk dan layanan sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.

Momentum tersebut dirayakan melalui T-Way Golf Day 2026 di Rancamaya Golf and Country Club, Bogor, Rabu (5/2/2026).

Direktur PT Chakra Jawara, Ario Wirawan, mengatakan kepercayaan pelanggan selama seperempat abad menjadi modal utama perusahaan untuk bertahan dan beradaptasi di tengah perubahan lanskap industri, khususnya sektor energi dan industri berat.

“Selama 25 tahun terakhir, Chakra Jawara dan IVECO telah melaju bersama menghadirkan solusi truk yang terintegrasi di Indonesia. Kepercayaan pelanggan menjadi fondasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk dan layanan purna jual sebagai kunci keberlanjutan bisnis,” ujar Ario.

Read also:  Elnusa Dorong Teknologi Terintegrasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Mengusung tema Unstoppable Drive, perayaan ini mencerminkan keyakinan manajemen bahwa kualitas dan konsistensi layanan tetap menjadi faktor penentu dalam menjaga daya saing, terutama di sektor pertambangan, energi, dan logistik yang menuntut keandalan operasional tinggi.

General Manager Operation and Marketing PT Chakra Jawara, Antonius Yogi Aditya, menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 1 Desember 2000, perusahaan terus melakukan perbaikan berkelanjutan pada produk, jaringan distribusi, dan layanan purna jual.

“Saat ini Chakra Jawara didukung delapan kantor cabang, 20 site support, tiga rebuild shop, dan tiga training center di berbagai wilayah Indonesia. Continuous improvement menjadi pendekatan utama kami untuk menjaga kualitas layanan dan profesionalisme bagi pelanggan,” kata Yogi.

Dijelaskan bahwa sepanjang 2025 kinerja penjualan berada di bawah tekanan, seiring dinamika regulasi dan penyesuaian aktivitas industri pertambangan. Sekitar 90 persen portofolio pasar Chakra Jawara masih bertumpu pada sektor tambang, sehingga penurunan realisasi RKAB turut memengaruhi permintaan kendaraan niaga berat.

Read also:  Tekan Emisi Karbon, SKK Migas, KKKS Tanam 1,74 Juta Pohon Durian hingga Mahoni pada 2025

Meski demikian, perusahaan mulai menggeser strategi dengan memperluas penetrasi pasar ke sektor-sektor lain yang dinilai memiliki prospek berkelanjutan, seperti minyak dan gas, perkebunan kelapa sawit, konstruksi, infrastruktur, logistik, dan transportasi. Diversifikasi ini dipandang penting untuk menjaga kesinambungan bisnis di tengah siklus industri yang kian fluktuatif.

Dalam konteks persaingan, Chakra Jawara menegaskan pendekatan selektif dengan menyasar segmen pelanggan yang memiliki kebutuhan operasional tinggi dan standar kualitas ketat. Keandalan kendaraan dan layanan purna jual diposisikan sebagai diferensiasi utama, melampaui persaingan harga semata.

Isu energi dan lingkungan juga menjadi bagian dari strategi bisnis. Manajemen menjelaskan bahwa kendaraan IVECO yang dipasarkan di Indonesia telah memenuhi standar emisi Euro 5 dan kompatibel dengan bahan bakar diesel domestik. Untuk wilayah yang menerapkan biodiesel B40 hingga B50, perusahaan menyesuaikan rekomendasi perawatan berbasis jam operasional guna menjaga keandalan unit di lapangan.

Read also:  Terapkan Keselamatan Standar Internasional, PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025

Dari sisi prinsipal, Chief Representative Officer IVECO Indonesia, Rama Widodo, menegaskan bahwa kualitas menjadi fondasi utama strategi IVECO dalam menghadapi persaingan global.

“Memasuki 2026, komitmen IVECO terhadap kualitas dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu customer experience, business process, dan culture. Kolaborasi dengan Chakra Jawara memastikan standar global tersebut diterapkan secara konsisten di Indonesia,” ujar Rama.

Melalui perayaan 25 tahun kolaborasi ini, PT Chakra Jawara—di bawah naungan MahaDasha Group—menegaskan bahwa strategi keberlanjutan bisnis ke depan tidak semata bertumpu pada ekspansi pasar, melainkan pada konsistensi kualitas sebagai jangkar utama. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

Pertamina NRE–Medco Resmi Kolaborasi Pengembangan Bioenergi, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol

Ecobiz.asia — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Medco Energi Internasional Tbk melalui afiliasinya, PT Medco Intidinamika (MI), menjajaki pengembangan proyek...

Danantara Groundbreaking Proyek Baru Biorefinery dan Bioethanol Pertamina

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia melakukan peletakan batu pertama dua proyek energi hijau PT Pertamina (Persero), yakni proyek Biorefinery Cilacap di...

TOP STORIES

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

Pemerintah Tetapkan Delapan Blok Mineral Tanah Jarang Prioritas, Di Sini Lokasinya

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi delapan blok prioritas yang dinilai memiliki potensi besar mineral tanah jarang sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan mineral...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

Pertamina NRE–Medco Resmi Kolaborasi Pengembangan Bioenergi, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol

Ecobiz.asia — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Medco Energi Internasional Tbk melalui afiliasinya, PT Medco Intidinamika (MI), menjajaki pengembangan proyek...