Ecobiz.asia — PHE ONWJ menerima tujuh penghargaan pada Indonesia Green Awards (IGA) 2026 yang digelar di Jakarta, menempatkan perusahaan sebagai salah satu penerima penghargaan terbanyak pada ajang tersebut.
Penghargaan diberikan oleh La Tofi, penggagas IGA, yang memasuki tahun penyelenggaraan ke-17.
Perusahaan memperoleh The Best IGA 2026 untuk kontribusi melalui lima program berkelanjutan.
Selain itu, PHE ONWJ dianugerahi Best Program IGA 2026 kategori Penyelamatan Sumber Daya Air melalui penerapan Sensor Akumulator Liquid pada depurator untuk mengurangi beban air terproduksi.
Pada kategori Rekayasa Teknologi Hemat Energi dan Energi Terbarukan, perusahaan meraih penghargaan atas inovasi High Temperature Preventer Cage yang meningkatkan keandalan cooling system gas engine generator dan menurunkan konsumsi bahan bakar pada fasilitas lepas pantai KLA.
Untuk kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati, PHE ONWJ menerima apresiasi atas program OTAK JAWARA yang memanfaatkan inovasi modul paranje untuk konservasi terumbu karang di Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat.
Pada bidang pencegahan polusi, perusahaan meraih penghargaan melalui inovasi Quick Response SD Button yang mempercepat waktu shutdown platform dan mengurangi emisi kapal pendukung di Anjungan Echo.
PHE ONWJ juga mendapat penghargaan kategori Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu melalui pemanfaatan sampah palet bekas di Gudang Marunda menjadi produk bernilai guna, serta predikat Best 100 Operation Unit/Sites/Suppliers Indonesia 2026 dari La Tofi ESG Rating.
General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama turut menerima penghargaan Best Sustainability Leader. Ia mengatakan perusahaan akan melanjutkan penguatan praktik lingkungan dan sosial dalam operasi.
“PHE ONWJ berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mengembalikan, melestarikan, dan menjaga lingkungan, sekaligus menciptakan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi,” ujarnya Selasa (3/1/2026).
Penghargaan diterima oleh Sr. Manager Production and Project Wirdan Arifin dan Manager HSSE Operations Budiman Sarwidi pada acara yang juga dihadiri La Tofi dan Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup KLHK Jo Kumala Dewi. ***




