Terapkan Keselamatan Standar Internasional, PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan pengangkutan sekitar 170 miliar liter energi sepanjang 2025 dengan mengedepankan penerapan standar keselamatan internasional dalam seluruh operasional armada tanker.

Dari total volume tersebut, sekitar 107 miliar liter merupakan angkutan minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk menjaga keamanan pasokan energi nasional. Sementara 63 miliar liter lainnya melayani pengangkutan kargo energi ke pasar internasional.

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan peran strategis PIS sebagai urat nadi distribusi energi nasional sekaligus pemain yang semakin diperhitungkan di pasar global, dengan keselamatan operasional sebagai fondasi utama.

Read also:  PHE Raih Impact Masters Awards 2026, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat

“Penerapan standar keselamatan internasional menjadi kunci dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari Sabang sampai Merauke, sekaligus memperluas kepercayaan pasar global terhadap layanan PIS,” ujar Surya, Selasa (21/1/2026).

Sepanjang 2025, PIS mengoperasikan 110 kapal milik yang beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Operasional armada tersebut didukung 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) untuk memastikan proses sandar serta bongkar muat berjalan aman dan efisien di berbagai pelabuhan.

Read also:  Gelar City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha

Dalam upaya menjaga standar keselamatan internasional, PIS mencatat 84 kapal telah memenuhi ketentuan Ship Inspection Report Programme (SIRE), standar inspeksi kapal tanker global yang menjadi acuan utama industri pelayaran energi.

Realisasi angkutan energi 2025 juga melanjutkan tren pertumbuhan perusahaan setelah pada 2024 PIS mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG. Kinerja tersebut memperkuat posisi PIS sebagai tulang punggung distribusi energi nasional.

Read also:  WKS Jadi Contoh Penanganan Karhutla Gambut, Wamen LH Minta Perusahaan di Jambi Ikut Bangun Sekat Kanal

Selain penguatan armada dan keselamatan, PIS menjalankan strategi perluasan pasar non-captive melalui ekspansi rute internasional dan pengoperasian tiga kantor pemasaran di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa, serta diversifikasi jenis kargo.

Sebagai Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina Group, PIS menegaskan komitmennya untuk memperkuat keandalan distribusi energi nasional sekaligus meningkatkan daya saing armada Indonesia di tingkat global melalui operasional yang aman, andal, dan berstandar internasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Ecobiz.asia – PT ESGIN Global Partners (ESGIN), Koperasi Pangan Cendekia Indonesia (KPCI), dan Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan...

Ascenso Bidik Industri Tambang Indonesia dengan Ban Radial OTR hingga 49 Inci

Eciobiz.asia -- Produsen ban asal India, Ascenso Tyres, memperluas bisnisnya ke sektor pertambangan Indonesia melalui peluncuran portofolio All-Steel Radial Off-The-Road (R-OTR), termasuk ban berukuran...

TOP STORIES

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

Hotspot Kalbar Turun Tajam hingga 71%, Kemenhut Terus Perkuat Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia – Hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat turun tajam dalam sehari, dari 134 menjadi 39 titik high confidence. Meski demikian,...

Kemenhut Upayakan Pemulangan Lima Bayi Orangutan dari India, Lakukan Cek DNA

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkoordinasi dengan otoritas India untuk memastikan penanganan dan mengupayakan pemulangan lima bayi orangutan yang ditemukan di kawasan hutan Distrik...