PTPN IV PalmCo Mulai Pembangunan Pabrik CBG Berbasis Limbah Sawit, Pertama di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari PT Perkebunan Nusantara III (Persero), memulai pembangunan pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG) pertama di Indonesia yang memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku.

Peletakan batu pertama dilakukan akhir pekan lalu di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tinjowan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Pabrik tersebut dibangun bekerja sama dengan perusahaan energi hijau Malaysia, PT reNIKOLA Primer Energi, dengan kapasitas produksi 162.000 MMBtu per tahun.

Read also:  Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Fasilitas ini diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon hingga 30.000 ton CO₂ per tahun atau setara emisi ribuan kendaraan bermotor.

“Pabrik CBG ini menjadi tonggak penting dalam penerapan solusi energi terbarukan berbasis kelapa sawit. Dengan mengubah POME, yang selama ini menjadi tantangan lingkungan, menjadi biometana berkualitas setara gas alam, kami menerapkan praktik ekonomi sirkular yang memberi nilai lingkungan sekaligus nilai ekonomi,” kata Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, dalam keterangan tertulis, Senin (15/9/2025).

Read also:  PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Pembangunan fasilitas ini ditargetkan selesai dalam 14 bulan dan beroperasi penuh pada kuartal IV 2026.

Energi bersih yang dihasilkan akan dipasok ke PT Pertagas Niaga (PTGN), anak usaha Pertamina Gas Negara (PGN), melalui perjanjian jual beli gas selama 10 tahun dengan skema Build-Own-Operate-Transfer (BOOT).

PalmCo telah mengembangkan energi terbarukan berbasis limbah sawit sejak 2019 dengan mengoperasikan enam instalasi biogas di Riau.

Read also:  NHM Kembangkan Pertanian Modern 10 Hektare di Kao Barat untuk Dukung Ketahanan Pangan

Dua instalasi digunakan untuk pembangkit listrik, sementara empat lainnya menghasilkan gas ramah lingkungan untuk kebutuhan operasional pabrik. Dua pabrik tambahan saat ini sedang dibangun dan akan segera beroperasi.

Jatmiko menambahkan, pabrik CBG Tinjowan akan menjadi model pengembangan proyek serupa di 20 PKS PalmCo lainnya sebagai bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan yang menargetkan penurunan emisi sebesar 54,46 persen dari skenario business-as-usual pada 2030. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan jaringan logistik Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memasok gas ke pembangkit berkapasitas total 477...

MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadikan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebagai pijakan awal untuk membangun kapabilitas dan...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan...

TOP STORIES

Verra Launches Scope 3 Standard Program to Certify Value Chain Climate Action

Ecobiz.asia – Verra has launched its Scope 3 Standard (S3S) Program, a framework designed to quantify, verify and certify the climate outcomes of projects...

Pantauan Karhutla Kemenhut: Hotspot Kalteng dan Kalbar Turun Tajam, Sumsel Malah Naik

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun 400 titik menjadi 1.037 titik hingga Selasa (15/9/2026) malam....

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...