PHKT Kenalkan Praktik Keselamatan Hulu Migas kepada Mahasiswa ITK, Bahas Pengendalian Bahaya hingga Kesiapan Operasi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) memperkuat pengenalan praktik keselamatan industri hulu migas kepada mahasiswa melalui kunjungan industri mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan.

Kegiatan yang berlangsung di Pasir Ridge Community Center (PRCC), Balikpapan, Kamis (10/9/2026), merupakan bagian dari program Industrial Safety Program for Innovation and Real Experience (INSPIRE) yang diinisiasi dosen dan mahasiswa ITK. Sebanyak delapan dosen turut mendampingi mahasiswa dalam kunjungan tersebut.

Dalam kunjungan itu, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai penerapan aspek keselamatan dalam kegiatan hulu migas, mulai dari pengendalian bahaya, keandalan fasilitas, pengelolaan perubahan, hingga kesiapan operasional. Mereka juga berdiskusi langsung dengan praktisi Departemen HSSE Zona 10 PHKT untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan kondisi di lapangan.

Read also:  MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Assistant Manager Safety HSSE Zona 10 PHKT Enos Parubak menyambut rombongan ITK bersama sejumlah praktisi, yakni Analyst Process Safety Luqman Amin Hanafi, Analyst Occupational Safety Manangga Garukumara Barwindar, serta HSSE Officer Destri Hanowo.

Mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan ITK Muhammad Haydan mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai penerapan ilmu keselamatan kerja dalam aktivitas industri migas, baik pekerjaan di darat maupun lepas pantai.

“Kegiatan ini sangat berdampak bagi kami karena memberikan gambaran yang aktual dan faktual mengenai bagaimana ilmu yang kami pelajari di perkuliahan diterapkan langsung di lapangan kerja, khususnya terkait aspek keselamatan kerja,” ujarnya.

Read also:  Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Pembina Kemahasiswaan ITK Anis Rohmana Malik mengatakan pengalaman langsung di industri dapat melengkapi pembelajaran mahasiswa yang selama ini diperoleh di ruang kelas.

“Harapannya, melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memperoleh banyak ilmu dan pengalaman yang sebelumnya mungkin hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Head Communication Relations & CID Zona 10 PHKT Elis Fauziyah mengatakan kunjungan industri tersebut merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan sekaligus memperkenalkan industri hulu migas kepada generasi muda.

Read also:  Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Dapat Tambahan 5,45 BBTUD dari WK Tungkal

“Di PHKT, kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan di bidang pendidikan bagi masyarakat, termasuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri hulu migas,” kata Elis.

Menurut Elis, interaksi langsung antara mahasiswa dan praktisi menjadi ruang pembelajaran dua arah. Mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai penerapan keselamatan di industri, sementara praktisi PHKT berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda.

PHKT merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 10 yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Attaka, Kalimantan Timur. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Sampah Mulai Dibidik Jadi Sumber Energi dan Bahan Baku Industri

Ecobiz.asia — Pengelolaan sampah mulai bergeser dari sekadar persoalan lingkungan menjadi bagian dari peluang transisi energi dan pengembangan sumber daya baru. Pertamina New &...

Potensi Bioenergi 80 Juta Ton, Baru 20 Juta Ton Dimanfaatkan

Ecobiz.asia — Indonesia baru memanfaatkan sekitar 20 juta ton dari lebih dari 80 juta ton potensi biomassa per tahun, sehingga masih terdapat sekitar 60...

Wärtsilä: Fleksibilitas Sistem Listrik Penting untuk Percepatan EBT dan Ekonomi Digital

Ecobiz.asia -- Percepatan energi terbarukan dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia membutuhkan sistem kelistrikan yang lebih fleksibel agar peningkatan pasokan listrik bersih tetap berjalan...

PHE Buka Roadshow Hulu Migas ke 20 Kampus, Mulai dari IPB

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membuka rangkaian Upstream Youth Champs (UYC) 2026 di IPB University, Bogor, Selasa (22/9/2026), sebagai bagian dari agenda...

Perluas Pemanfaatan Gas Bumi, Gagas Perkuat Layanan CNG Point-to-Point untuk Pelanggan Usaha

Ecobiz.asia — PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) memperkuat layanan Compressed Natural Gas (CNG) point-to-point bagi pelanggan usaha di Yogyakarta, seiring bertambahnya pemanfaatan gas bumi...

TOP STORIES

Indonesia’s Industrial Solar PV Adoption Set to Grow, but Costs and Regulation Remain Key Barriers

Ecobiz.asia – Solar photovoltaic (PV) adoption among Indonesia’s industrial companies is expected to continue growing, although high upfront costs, system reliability and regulatory uncertainty...

Indonesia Calls for Fair Climate Action, Finance at UN Climate Dialogue

Ecobiz.asia – Indonesia has called for climate action that not only meets global targets but also strengthens economic resilience, creates green jobs and protects...

CTX Launches Corporate One With Flat Fees for Institutional Carbon Trading

Ecobiz.asia – Carbon Trade eXchange (CTX) has launched Corporate One, an invitation-only account designed for large international carbon project developers, corporate offtake brokers, institutional...

Sampah Mulai Dibidik Jadi Sumber Energi dan Bahan Baku Industri

Ecobiz.asia — Pengelolaan sampah mulai bergeser dari sekadar persoalan lingkungan menjadi bagian dari peluang transisi energi dan pengembangan sumber daya baru. Pertamina New &...

Bupati Trenggalek Ubah Sampah Jadi Bernilai Lewat Konsep Waste to Coin, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong perubahan cara pandang terhadap sampah dari beban pemerintah menjadi aset ekonomi melalui konsep Waste to Coin....