PHE ONWJ Perkuat Rehabilitasi Terumbu Karang di Pesisir Utara Jawa

MORE ARTICLES

PHE ONWJ Perkuat Rehabilitasi Terumbu Karang di Pesisir Utara Jawa

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan laut melalui program rehabilitasi terumbu karang di pesisir utara Jawa Barat. 

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti program Otak Jawara (Orang Tua Asuh Karang di Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat) di muara laut Tangkolak, Desa Sukakerta, Karawang.

Program Otak Jawara yang dirintis sejak 2016 menyasar restorasi ekosistem laut yang rusak akibat eksploitasi berlebihan, terutama dari penggunaan alat tangkap kompresor yang merusak terumbu karang. 

Read also:  PGE dan PLN Indonesia Power Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit, Target COD 2028

Baca juga: PHE ONWJ Pasang Modul Terumbu Karang Buatan ke-420 di Laut Karawang

Melalui program ini, PHE ONWJ telah melakukan transplantasi lebih dari 770 modul dan 3.479 fragmen karang sepanjang 2016 hingga 2025.

General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menyatakan bahwa rehabilitasi terumbu karang bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. 

“Ke depan, kami berharap masyarakat dapat mandiri menjaga ekosistem laut dan memanfaatkannya secara lestari,” ujarnya dikutip Rabu (2/7/2025).

Read also:  SESMO Garap PLTS 262 MWp Rp3,5 T di IMIP, Masuk Tahap Konstruksi

Penandatanganan prasasti dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, dan pemerintah desa setempat. 

Akademisi dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Wazir Mawardi, menekankan pentingnya terumbu karang sebagai benteng alami dari abrasi dan habitat utama biota laut.

Kerusakan ekosistem laut di Tangkolak, yang mencakup lebih dari 4.000 hektare, sempat berdampak pada penurunan hasil tangkapan ikan hingga 60 persen. 

Baca juga: Olah Sampah Jadi Rupiah: Langkah Nyata Masyarakat Tanjungpakis dan PHE ONWJ Mengurangi Pencemaran Laut

Read also:  Dukung Green Mining, PLN Teken Perjanjian Pasok Listrik Hijau ke Sektor Tambang

Praktik penambangan karang oleh nelayan dengan peralatan seadanya turut memperparah kondisi tersebut.

Kini, melalui Otak Jawara, masyarakat mulai beralih ke praktik yang lebih berkelanjutan. Program ini juga dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal lewat ekowisata bahari yang ramah lingkungan. 

Inovasi seperti struktur transplantasi paranje—berbentuk kaki tiga—digunakan untuk menyediakan tempat perlindungan dan bertelur bagi ikan, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati laut.

Dengan pendekatan kolaboratif antara perusahaan, masyarakat, akademisi, dan pemerintah, PHE ONWJ menargetkan model rehabilitasi ini dapat menjadi rujukan di wilayah pesisir lainnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...

AMMAN Bukukan Laba US$163 Juta di Q1 2026, Ditopang Ekspor Konsentrat dan Kinerja Operasional

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) mencatatkan kinerja solid pada kuartal pertama 2026, dengan laba bersih mencapai US$163 juta, berbalik dari...

Tak Kunjung Dibayar, Eks Pekerja Newcrest Mining Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...